<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Investigasi Bentrok TNI-Polri di Batam Diumumkan Besok</title><description>Hasil investigasi bentrok TNI-Polri di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu, akan diumumkan Selasa 14 Oktober besok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/13/337/1051776/hasil-investigasi-bentrok-tni-polri-di-batam-diumumkan-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/13/337/1051776/hasil-investigasi-bentrok-tni-polri-di-batam-diumumkan-besok"/><item><title>Hasil Investigasi Bentrok TNI-Polri di Batam Diumumkan Besok</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/13/337/1051776/hasil-investigasi-bentrok-tni-polri-di-batam-diumumkan-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/13/337/1051776/hasil-investigasi-bentrok-tni-polri-di-batam-diumumkan-besok</guid><pubDate>Senin 13 Oktober 2014 22:16 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/13/337/1051776/pXRAZPZKUp.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/13/337/1051776/pXRAZPZKUp.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Hasil investigasi bentrok TNI-Polri di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu, akan diumumkan Selasa 14 Oktober besok. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny F. Sompie menyampaikan hal tersebut setelah beberapa kali pengumuman mengalami penundaan. &quot;Besok rencananya sekitar pukul 11.00 WIB hasil investigasi dipublikasikan di kantor Menko Polhukam,&quot; jelas Ronny kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/10/2014). Menurut Ronny, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Fuad Basya telah menghubungi dirinya untuk bersama-sama menyampaikan pengumuman hasil investigasi tersebut. Pengumuman diharapkan memberi titik terang dan dapat diketahui secara rinci mengenai insiden yang bermula dari penggerebekan gudang solar ilegal itu. Tim investigasi dibentuk untuk dapat mengungkapkan fakta di balik penembakan anggota TNI.&amp;nbsp; Sebelumnya, penelusuran insiden tersebut ditargetkan selesai pada awal Oktober.  Namun, ternyata anggota tim masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut. Pengumuman ini juga tertunda akibat perayaan ulang tahun TNI, pekan lalu. Hasil dari investigasi yang dipimpin oleh Pasuspom TNI Mayjen TNI Maliki Mift, dengan Wakil Ketua Brigjen Pol Fahrizal juga akan memuat rekomendasi, mengenai mekanisme dari hubungan antara Polri dan TNI agar dapat meminimalisir konflik atau bentrok serupa. Seperti diketahui, bentrok antara anggota Brimob Polda Kepulauan Riau dan prajurit TNI Batalion Infantri 134/Tuah Sakti Batam terjadi pada Minggu 21 September lalu. Insiden berawal saat polisi melakukan penggerebakan terhadap oknum berinisial N yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi. Saat bentrok terjadi, empat prajurit TNI tertembak.</description><content:encoded>JAKARTA - Hasil investigasi bentrok TNI-Polri di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu, akan diumumkan Selasa 14 Oktober besok. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny F. Sompie menyampaikan hal tersebut setelah beberapa kali pengumuman mengalami penundaan. &quot;Besok rencananya sekitar pukul 11.00 WIB hasil investigasi dipublikasikan di kantor Menko Polhukam,&quot; jelas Ronny kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/10/2014). Menurut Ronny, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Fuad Basya telah menghubungi dirinya untuk bersama-sama menyampaikan pengumuman hasil investigasi tersebut. Pengumuman diharapkan memberi titik terang dan dapat diketahui secara rinci mengenai insiden yang bermula dari penggerebekan gudang solar ilegal itu. Tim investigasi dibentuk untuk dapat mengungkapkan fakta di balik penembakan anggota TNI.&amp;nbsp; Sebelumnya, penelusuran insiden tersebut ditargetkan selesai pada awal Oktober.  Namun, ternyata anggota tim masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut. Pengumuman ini juga tertunda akibat perayaan ulang tahun TNI, pekan lalu. Hasil dari investigasi yang dipimpin oleh Pasuspom TNI Mayjen TNI Maliki Mift, dengan Wakil Ketua Brigjen Pol Fahrizal juga akan memuat rekomendasi, mengenai mekanisme dari hubungan antara Polri dan TNI agar dapat meminimalisir konflik atau bentrok serupa. Seperti diketahui, bentrok antara anggota Brimob Polda Kepulauan Riau dan prajurit TNI Batalion Infantri 134/Tuah Sakti Batam terjadi pada Minggu 21 September lalu. Insiden berawal saat polisi melakukan penggerebakan terhadap oknum berinisial N yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi. Saat bentrok terjadi, empat prajurit TNI tertembak.</content:encoded></item></channel></rss>
