<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cekal Ulil, Malaysia Miskin Cendekiawan</title><description>Nahdlatul Ulama merespons kasus pencekalan terhadap kader mudanya, Ulil Abshar Abdalla, yang dilakukan Malaysia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/15/337/1052444/cekal-ulil-malaysia-miskin-cendekiawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/15/337/1052444/cekal-ulil-malaysia-miskin-cendekiawan"/><item><title>Cekal Ulil, Malaysia Miskin Cendekiawan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/15/337/1052444/cekal-ulil-malaysia-miskin-cendekiawan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/15/337/1052444/cekal-ulil-malaysia-miskin-cendekiawan</guid><pubDate>Rabu 15 Oktober 2014 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Saifulloh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/15/337/1052444/83p0eZ5YgF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cekal Ulil, Malaysia Miskin Cendekiawan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/15/337/1052444/83p0eZ5YgF.jpg</image><title>Cekal Ulil, Malaysia Miskin Cendekiawan</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nahdlatul Ulama (NU) merespons kasus pencekalan terhadap kader mudanya, Ulil Abshar Abdalla, yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia.
&amp;nbsp;
Adalah Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa, badan otonom di lingkungan NU yang berkonsentrasi pada seni bela diri dan kepemudaan, yang menyampaikan protes tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki kewajiban menyampaikan protes (atas pencekalan) ini, karena kami dan Ulil sama-sama Warga Negara Indonesia, khususnya sama-sama kader NU,&amp;rdquo; ungkap Sekretaris Umum PP PSNU Pagar Nusa, Muhammad Nabil Haroen di Jakarta, Rabu (15/10/2014).
&amp;nbsp;
Nabil menjelaskan, pencekalan terhadap Ulil adalah gambaran sikap kolot yang ditunjukkan Malaysia dalam menghadapi perbedaan pemikiran. &amp;ldquo;Apakah Malaysia kekurangan cendekiawan untuk melawan pemikiran Ulil? Pencekalan semacam ini seharusnya tidak sampai dilakukan, karena perbedaan pemikiran harusnya dihadapi dengan pemikiran juga,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dalam keterangannya Nabil mencontohkan adanya kegiatan diskusi terbuka yang diadakan Forum Kiai Muda di Jawa Timur, dalam menghadapi pemikiran-pemikiran KH Said Aqil Siroj dan Ulil Abshar Abdalla beberapa tahun silam, saat pemikiran keduanya dianggap melenceng.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apa yang dilakukan Forum Kiai Muda di Jawa Timur itu seharusnya menjadi contoh, tidak hanya untuk Malaysia, tapi juga kita semua dalam menghadapi sebuah perbedaan pendapat atau pemikiran,&amp;rdquo; tandas Nabil seraya menyebut jika Ulil adalah sosok yang aktif di berbagai platform media sosial dengan pengikut yang tidak sedikit.
&amp;nbsp;
Ulil Abshar Abdalla dicekal oleh pemerintah Malaysia setelah persatuan ulama setempat menyampaikan protes atas rencana kehadirannya dalam forum Religious Fundamentalism Threat in This Century pada Sabtu (18/10) di Kuala Lumpur, Malaysia. Alasan pencekalan adalah kekhawatiran pemikiran Ulil dapat menggoyahkan iman warga negara Malaysia.
&amp;nbsp;
Menghadapi pencekalan tersebut, Ulil menyebut otoritas Malaysia mendapatkan informasi yang salah tentang dirinya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nahdlatul Ulama (NU) merespons kasus pencekalan terhadap kader mudanya, Ulil Abshar Abdalla, yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia.
&amp;nbsp;
Adalah Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa, badan otonom di lingkungan NU yang berkonsentrasi pada seni bela diri dan kepemudaan, yang menyampaikan protes tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki kewajiban menyampaikan protes (atas pencekalan) ini, karena kami dan Ulil sama-sama Warga Negara Indonesia, khususnya sama-sama kader NU,&amp;rdquo; ungkap Sekretaris Umum PP PSNU Pagar Nusa, Muhammad Nabil Haroen di Jakarta, Rabu (15/10/2014).
&amp;nbsp;
Nabil menjelaskan, pencekalan terhadap Ulil adalah gambaran sikap kolot yang ditunjukkan Malaysia dalam menghadapi perbedaan pemikiran. &amp;ldquo;Apakah Malaysia kekurangan cendekiawan untuk melawan pemikiran Ulil? Pencekalan semacam ini seharusnya tidak sampai dilakukan, karena perbedaan pemikiran harusnya dihadapi dengan pemikiran juga,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dalam keterangannya Nabil mencontohkan adanya kegiatan diskusi terbuka yang diadakan Forum Kiai Muda di Jawa Timur, dalam menghadapi pemikiran-pemikiran KH Said Aqil Siroj dan Ulil Abshar Abdalla beberapa tahun silam, saat pemikiran keduanya dianggap melenceng.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apa yang dilakukan Forum Kiai Muda di Jawa Timur itu seharusnya menjadi contoh, tidak hanya untuk Malaysia, tapi juga kita semua dalam menghadapi sebuah perbedaan pendapat atau pemikiran,&amp;rdquo; tandas Nabil seraya menyebut jika Ulil adalah sosok yang aktif di berbagai platform media sosial dengan pengikut yang tidak sedikit.
&amp;nbsp;
Ulil Abshar Abdalla dicekal oleh pemerintah Malaysia setelah persatuan ulama setempat menyampaikan protes atas rencana kehadirannya dalam forum Religious Fundamentalism Threat in This Century pada Sabtu (18/10) di Kuala Lumpur, Malaysia. Alasan pencekalan adalah kekhawatiran pemikiran Ulil dapat menggoyahkan iman warga negara Malaysia.
&amp;nbsp;
Menghadapi pencekalan tersebut, Ulil menyebut otoritas Malaysia mendapatkan informasi yang salah tentang dirinya.</content:encoded></item></channel></rss>
