<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abraham Samad: Ada Calon Jokowi Tidak Bersih</title><description>Ketua KPK Abraham Samad berharap Presiden  Joko Widodo tidak memilih menteri yang memiliki nilai merah dan kuning.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-ada-calon-jokowi-tidak-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-ada-calon-jokowi-tidak-bersih"/><item><title>Abraham Samad: Ada Calon Jokowi Tidak Bersih</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-ada-calon-jokowi-tidak-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-ada-calon-jokowi-tidak-bersih</guid><pubDate>Rabu 22 Oktober 2014 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Nina Suartika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-calon-menteri-jokowi-tidak-bersih-Xsb1L4NHFZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/22/337/1055667/abraham-samad-calon-menteri-jokowi-tidak-bersih-Xsb1L4NHFZ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berharap Presiden Joko Widodo tidak memilih menteri yang memiliki nilai merah dan kuning. Jika tetap dipilih, maka bisa disimpulkan pemerintahan Jokowi kotor.&quot;Kalau tetap dipilih, itu berarti kita bisa simpulkan bahwa pemerintahan ini tidak bersih,&quot; kata Abraham di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Ia mengatakan, pemberian tanda merah dan kuning menunjukkan bahwa calon menteri yang diajukan Jokowi tidak bersih. Menurutnya, bisa jadi dalam waktu satu atau dua tahun calon tersebut akan bermasalah dengan KPK.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Jadi, antara merah dan kuning kadarnya sama, sehingga tidak boleh jadi menteri,&quot; tegas Abraham. Jokowi dan Ahok di rumah dinas gubernur DKI (foto: Heru Haryono/Okezone) Saat ditanya jumlah calon yang diberi tanda merah dan kuning, Abraham enggan menyebutkannya. Dia mengatakan bahwa itu merupakan hak prerogatif Presiden.&quot;Kita hormati Pak Jokowi yang menyampaikan ke publik. Posisi KPK sudah merekomendasikan ada kuning dan merah,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berharap Presiden Joko Widodo tidak memilih menteri yang memiliki nilai merah dan kuning. Jika tetap dipilih, maka bisa disimpulkan pemerintahan Jokowi kotor.&quot;Kalau tetap dipilih, itu berarti kita bisa simpulkan bahwa pemerintahan ini tidak bersih,&quot; kata Abraham di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Ia mengatakan, pemberian tanda merah dan kuning menunjukkan bahwa calon menteri yang diajukan Jokowi tidak bersih. Menurutnya, bisa jadi dalam waktu satu atau dua tahun calon tersebut akan bermasalah dengan KPK.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Jadi, antara merah dan kuning kadarnya sama, sehingga tidak boleh jadi menteri,&quot; tegas Abraham. Jokowi dan Ahok di rumah dinas gubernur DKI (foto: Heru Haryono/Okezone) Saat ditanya jumlah calon yang diberi tanda merah dan kuning, Abraham enggan menyebutkannya. Dia mengatakan bahwa itu merupakan hak prerogatif Presiden.&quot;Kita hormati Pak Jokowi yang menyampaikan ke publik. Posisi KPK sudah merekomendasikan ada kuning dan merah,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
