<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjahat Perang Bangladesh Meninggal Dunia</title><description>Penjahat Perang Bangladesh Meninggal Dunia. Dia dijatuhi hukuman 90 tahun penjara atas tuduhan menyelundupkan senjata ke pemberontak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia"/><item><title>Penjahat Perang Bangladesh Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia</guid><pubDate>Jum'at 24 Oktober 2014 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>AR Rumalutur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia-sAKJ7Npqgf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjahat Perang Bangladesh Meninggal Dunia. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/24/18/1056470/penjahat-perang-bangladesh-meninggal-dunia-sAKJ7Npqgf.jpg</image><title>Penjahat Perang Bangladesh Meninggal Dunia. (Foto: Ist)</title></images><description>DHAKA &amp;ndash; Mantan pemimpin Partai Islam Bangladesh dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit. Dia menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami gagal jantung.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxMy8wNy8xOC8xMC80NjMwNw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video Penjahat Perang Bangladesh Dihukum Mati

Ghulam Azam, pemimpin partai Jamaat-e-Islami meninggal dunia setelah menderita gagal jantung. Demikian ungkap dokter Abdul Mazid Bhuiyan sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (24/10/2014).

Seperti diketahui, awal tahun ini Azam dijatuhi hukuman 90 tahun penjara atas tuduhan menyelundupkan senjata ke pemberontak. Azam di tuding menyelundupkan 27.000 granat dan 4.900 senjata api.

Pengiriman senjata itu ditujukan kepada pemberontak di Assam timur laut India. Selain itu, dia juga dijatuhi hukuman kejahatan kemanusiaan selama perang kemerdekaan dari Pakistan 1971.

Meski demikian, pendukung Azam mengklaim putusan pengadilan bermotif politik dan protes terhadap kematiannya tidak diharapakan meskipun pihak rumah sakit meningkatkan keamanan.

Kritik juga ditujukan kepada Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. Dia menggunakan pengadilan untuk melemahkan oposisi. Kelompok hak asasi manusia mengatakan prosedur pengadilan tidak memenuhi standar internasional.</description><content:encoded>DHAKA &amp;ndash; Mantan pemimpin Partai Islam Bangladesh dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit. Dia menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami gagal jantung.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxMy8wNy8xOC8xMC80NjMwNw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video Penjahat Perang Bangladesh Dihukum Mati

Ghulam Azam, pemimpin partai Jamaat-e-Islami meninggal dunia setelah menderita gagal jantung. Demikian ungkap dokter Abdul Mazid Bhuiyan sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (24/10/2014).

Seperti diketahui, awal tahun ini Azam dijatuhi hukuman 90 tahun penjara atas tuduhan menyelundupkan senjata ke pemberontak. Azam di tuding menyelundupkan 27.000 granat dan 4.900 senjata api.

Pengiriman senjata itu ditujukan kepada pemberontak di Assam timur laut India. Selain itu, dia juga dijatuhi hukuman kejahatan kemanusiaan selama perang kemerdekaan dari Pakistan 1971.

Meski demikian, pendukung Azam mengklaim putusan pengadilan bermotif politik dan protes terhadap kematiannya tidak diharapakan meskipun pihak rumah sakit meningkatkan keamanan.

Kritik juga ditujukan kepada Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. Dia menggunakan pengadilan untuk melemahkan oposisi. Kelompok hak asasi manusia mengatakan prosedur pengadilan tidak memenuhi standar internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
