<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Api di PT BKP Bekasi Berasal dari Percikan Las</title><description>Api yang melahap PT BKP di Jalan Raya Kaliabang Tengah RT 06/04, Bekasi Utara, Kota Bekasi, hingga saat ini belum bisa dijinakkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las"/><item><title>Api di PT BKP Bekasi Berasal dari Percikan Las</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las</guid><pubDate>Jum'at 24 Oktober 2014 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las-bH6Z20zR5V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Api di PT BKP Bekasi berasal dari percikan las (Foto: Paramayuda/ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/24/338/1056531/api-di-pt-bkp-bekasi-berasal-dari-percikan-las-bH6Z20zR5V.jpg</image><title>Api di PT BKP Bekasi berasal dari percikan las (Foto: Paramayuda/ANTARA)</title></images><description>BEKASI - Api yang melahap PT Bina Karya Prima (BKP) di Jalan Raya Kaliabang Tengah RT 06/04, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (24/10/2014) hingga saat ini belum bisa dijinakkan.
Menurut seorang karyawan Syahril (35), awalnya, titik api berasal dari gudang produksi minyak goreng Tropical.

&quot;Dari gudang Tropical api menjalar ke gudang produksi Margarin Forvita, kosmetik Shinzui, sabun Shinzui,&quot; ujar Syahril, di lokasi.

Saat kejadian, kata dia, terdengar beberapa ledakan dari dalam gudang. Gudang produksi yang terbakar merupakan bahan-bahan komiditi yang siap dijual ke pasaran.

Dijelaskan Syahril, saat ini seluruh karyawan sudah dipulangkan. &quot;Saya tadi masuk shift I, pukul 07.00-15.00 WIB, tapi semua karyawan dipulangkan,&quot; jelas dia.

Akibat kebakaran itu, warga sekitar panik. Khawatir api merembet ke rumah warga. Bahkan sebagian warga berbondong-bodong ikut mengeluarkan barang-barangnya, khawatir api yang melahap pabrik merembet ke rumah warga.

&quot;Apinya gede, kami takut nyambar ke rumah,&quot; kata Sadiah (45), warga yang berada di lokasi sekitar.

Selain cemas, sebagian warga justru menjadikan peristiwa itu sebagai tontonan. Bahkan, warga sekitar juga menutup jalur di depan pabrik untuk menghalau kendaraan yang akan melintas di lokasi.

Sementara menurut Ade, warga sekitar pabrik, aliran listrik sudah dipadamkan sejak pukul 12.00 WIB. &quot;Iya padam tadi sekitar pukul 12.00,&quot; kata Ade.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/24/16862/105033_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut informasi yang dihimpun Okezone, percikan api berasal dari pekerja las di dalam gudang.

Hingga berita diturunkan, petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi masih berjibaku menjinakkan api. Jalan yang sempit menuju sumber api serta cadangan air yang sulit didapat, membuat petugas Damkar kesulitan memadamkan api.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/24/16862/105032_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Diduga akibat kejadian itu, dua karyawan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Namun, informasi tersebut belum ada klarifikasi resmi dari petugas terkait.</description><content:encoded>BEKASI - Api yang melahap PT Bina Karya Prima (BKP) di Jalan Raya Kaliabang Tengah RT 06/04, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (24/10/2014) hingga saat ini belum bisa dijinakkan.
Menurut seorang karyawan Syahril (35), awalnya, titik api berasal dari gudang produksi minyak goreng Tropical.

&quot;Dari gudang Tropical api menjalar ke gudang produksi Margarin Forvita, kosmetik Shinzui, sabun Shinzui,&quot; ujar Syahril, di lokasi.

Saat kejadian, kata dia, terdengar beberapa ledakan dari dalam gudang. Gudang produksi yang terbakar merupakan bahan-bahan komiditi yang siap dijual ke pasaran.

Dijelaskan Syahril, saat ini seluruh karyawan sudah dipulangkan. &quot;Saya tadi masuk shift I, pukul 07.00-15.00 WIB, tapi semua karyawan dipulangkan,&quot; jelas dia.

Akibat kebakaran itu, warga sekitar panik. Khawatir api merembet ke rumah warga. Bahkan sebagian warga berbondong-bodong ikut mengeluarkan barang-barangnya, khawatir api yang melahap pabrik merembet ke rumah warga.

&quot;Apinya gede, kami takut nyambar ke rumah,&quot; kata Sadiah (45), warga yang berada di lokasi sekitar.

Selain cemas, sebagian warga justru menjadikan peristiwa itu sebagai tontonan. Bahkan, warga sekitar juga menutup jalur di depan pabrik untuk menghalau kendaraan yang akan melintas di lokasi.

Sementara menurut Ade, warga sekitar pabrik, aliran listrik sudah dipadamkan sejak pukul 12.00 WIB. &quot;Iya padam tadi sekitar pukul 12.00,&quot; kata Ade.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/24/16862/105033_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut informasi yang dihimpun Okezone, percikan api berasal dari pekerja las di dalam gudang.

Hingga berita diturunkan, petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi masih berjibaku menjinakkan api. Jalan yang sempit menuju sumber api serta cadangan air yang sulit didapat, membuat petugas Damkar kesulitan memadamkan api.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/24/16862/105032_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Diduga akibat kejadian itu, dua karyawan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Namun, informasi tersebut belum ada klarifikasi resmi dari petugas terkait.</content:encoded></item></channel></rss>
