<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Coret Calon Menteri Bermasalah, KPK Sudah Tepat</title><description>KPK memberikan penilaian terhadap calon menteri atas permintaan Jokowi agar sosok bermasalah tidak masuk lingkaran kekuasaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/25/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/10/25/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat"/><item><title>Coret Calon Menteri Bermasalah, KPK Sudah Tepat</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/10/25/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/10/25/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat</guid><pubDate>Sabtu 25 Oktober 2014 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/24/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat-hXEUnj1Avi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPK Abraham Samad (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/24/337/1056682/coret-calon-menteri-bermasalah-kpk-sudah-tepat-hXEUnj1Avi.jpg</image><title>Ketua KPK Abraham Samad (foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi tanda merah dan kuning terhadap delapan nama calon menteri kabinet Joko Widodo. Apa yang dilakukan KPK, dinilai sudah tepat.

Koordinator LSM Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi mengatakan, KPK memberikan penilaian terhadap calon menteri atas permintaan Jokowi agar sosok bermasalah tidak masuk lingkaran kekuasaan.

&quot;Maka, langkah extraordinary KPK mencegah orang yang bermental korupsi masuk ke kekuasaan sudah benar,&quot; kata Adhie kepada Okezone, Jumat (24/10/2014) malam.

Namun demikian, menurut dia, tidak menutup kemungkinan sosok yang sebelum jadi menteri baik, tapi ketika sudah menjabat bisa saja terlibat kasus hukum.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yNC8yMi81NjUyMg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Presiden Jokowi, menurut dia, harus memerhatikan apa yang jadi rekomendasi KPK. Selain itu, dia juga menyarankan kepada Jokowi untuk memeriksa tim seleksi menteri.

&quot;Jokowi sudah meminta KPK terlibat. KPK sebagai lembaga yang dapat restu publik harus didengar. Tapi, menurut saya Jokowi jangan hanya mendengar KPK juga harus melihat tim di dalam yang bermasalah,&quot; paparnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi tanda merah dan kuning terhadap delapan nama calon menteri kabinet Joko Widodo. Apa yang dilakukan KPK, dinilai sudah tepat.

Koordinator LSM Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi mengatakan, KPK memberikan penilaian terhadap calon menteri atas permintaan Jokowi agar sosok bermasalah tidak masuk lingkaran kekuasaan.

&quot;Maka, langkah extraordinary KPK mencegah orang yang bermental korupsi masuk ke kekuasaan sudah benar,&quot; kata Adhie kepada Okezone, Jumat (24/10/2014) malam.

Namun demikian, menurut dia, tidak menutup kemungkinan sosok yang sebelum jadi menteri baik, tapi ketika sudah menjabat bisa saja terlibat kasus hukum.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yNC8yMi81NjUyMg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Presiden Jokowi, menurut dia, harus memerhatikan apa yang jadi rekomendasi KPK. Selain itu, dia juga menyarankan kepada Jokowi untuk memeriksa tim seleksi menteri.

&quot;Jokowi sudah meminta KPK terlibat. KPK sebagai lembaga yang dapat restu publik harus didengar. Tapi, menurut saya Jokowi jangan hanya mendengar KPK juga harus melihat tim di dalam yang bermasalah,&quot; paparnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
