<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IDI Pastikan Fadlan Meninggal Bukan Akibat Kepanasan</title><description>IDI Makassar menyatakan bekas luka yang diderita Bayi Fadlan bukan karena kepanasan di inkubator.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan"/><item><title>IDI Pastikan Fadlan Meninggal Bukan Akibat Kepanasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan</guid><pubDate>Rabu 05 November 2014 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Moehammad Bakrie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan-YqCtDA20Na.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IDI Pastikan Fadlan Meninggal Bukan Akibat Kepanasan (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/05/340/1061447/idi-pastikan-fadlan-meninggal-bukan-akibat-kepanasan-YqCtDA20Na.jpg</image><title>IDI Pastikan Fadlan Meninggal Bukan Akibat Kepanasan (ilustrasi)</title></images><description>
MAKASSAR - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar menyatakan bahwa bekas luka yang diderita oleh bayi yang meninggal diduga terpanggang di inkubator Rumah Sakit Bunda beberapa waktu lalu, diakibatkan oleh penyakit kulit 'pulpira pulmina' akibat infeksi kulit yang parah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Investigasi kasus dugaan bayi tewas akibat terpanggang, Rasyidi Juhamran, saat dihubungi lewat Okezone, Rabu, (5/11/2014).

&quot;Setelah kami teliti, hasil data laboratorium para dokter ahli menyimpulkan bahwa luka tersebut bukanlah diakibatkan oleh suhu panas di inkubator melainkan akibat penyakit kulit,&quot; kata Rasyidi.

Dia menjelaskan, hasil penelitian tersebut akan diberikan kepada pihak Kepolisian sebagai data pembanding antara hasil autopsi tim Labfor Polda, yang saat ini hasilnya belum keluar.

&quot;Tentunya kami akan serahkan hasil investigasi kami ini kepada polisi jika memang dibutuhkan,&quot; tuturnya.

Secara terpisah, Kepala Tim Forensik Polda Sulselbar, dr Mauluddin menegaskan tidak akan peduli apapun hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak lain. Secara hukum, pembuktian yang punya kewenangan akan hal itu adalah hasil labfor.

&quot;Kami yang melakukan autopsi bukan pihak manapun, sehingga kami yang akan menetapkan hasilnya,&quot; tukasnya.

Rencananya, hasil autopsi yang dilakukan oleh Tim forensik dari Polda dan Universitas Hasanuddin ini akan dirilis pada Jumat 7 November. Tim akan mengungkap penyebab meninggalnya bayi Fadlan di Rumah Sakit Bunda beberapa waktu lalu.

Beberapa hari yang lalu, tim Labfor membongkar makam jenazah bayi yang memiliki nama panjang Fadlan Khairi Alfaiq di kompleks pemakaman Sudiang Makassar untuk melakukan autopsi dan mengungkap penyebab kematian bayi tersebut.
</description><content:encoded>
MAKASSAR - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar menyatakan bahwa bekas luka yang diderita oleh bayi yang meninggal diduga terpanggang di inkubator Rumah Sakit Bunda beberapa waktu lalu, diakibatkan oleh penyakit kulit 'pulpira pulmina' akibat infeksi kulit yang parah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Investigasi kasus dugaan bayi tewas akibat terpanggang, Rasyidi Juhamran, saat dihubungi lewat Okezone, Rabu, (5/11/2014).

&quot;Setelah kami teliti, hasil data laboratorium para dokter ahli menyimpulkan bahwa luka tersebut bukanlah diakibatkan oleh suhu panas di inkubator melainkan akibat penyakit kulit,&quot; kata Rasyidi.

Dia menjelaskan, hasil penelitian tersebut akan diberikan kepada pihak Kepolisian sebagai data pembanding antara hasil autopsi tim Labfor Polda, yang saat ini hasilnya belum keluar.

&quot;Tentunya kami akan serahkan hasil investigasi kami ini kepada polisi jika memang dibutuhkan,&quot; tuturnya.

Secara terpisah, Kepala Tim Forensik Polda Sulselbar, dr Mauluddin menegaskan tidak akan peduli apapun hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak lain. Secara hukum, pembuktian yang punya kewenangan akan hal itu adalah hasil labfor.

&quot;Kami yang melakukan autopsi bukan pihak manapun, sehingga kami yang akan menetapkan hasilnya,&quot; tukasnya.

Rencananya, hasil autopsi yang dilakukan oleh Tim forensik dari Polda dan Universitas Hasanuddin ini akan dirilis pada Jumat 7 November. Tim akan mengungkap penyebab meninggalnya bayi Fadlan di Rumah Sakit Bunda beberapa waktu lalu.

Beberapa hari yang lalu, tim Labfor membongkar makam jenazah bayi yang memiliki nama panjang Fadlan Khairi Alfaiq di kompleks pemakaman Sudiang Makassar untuk melakukan autopsi dan mengungkap penyebab kematian bayi tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
