<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diberitakan &quot;Bobo Siang&quot;, Adian: Ada Motif Politik!</title><description>Diberitakan bobo siang, Adian NApitupulu menduga dirinya diserang. Ada motif politik di balik pemberitaan itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik"/><item><title>Diberitakan &quot;Bobo Siang&quot;, Adian: Ada Motif Politik!</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik</guid><pubDate>Minggu 09 November 2014 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik-oEJlQyZIU9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diberitakan Bobo Siang, Adian: Ada Motif Politik!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/09/337/1062993/diberitakan-bobo-siang-adian-ada-motif-politik-oEJlQyZIU9.jpg</image><title>Diberitakan Bobo Siang, Adian: Ada Motif Politik!</title></images><description>
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu berang dengan pemberitaan Koran Tempo yang memajang fotonya saat tertidur di Gedung DPR.
Apalagi, kata Adian, foto pada Koran Tempo 5 November 2014 itu diberi judul &quot;Bobo Siang&quot;. Adian mengaku heran dengan pemberitaan Koran Tempo. Media yang pernah dibela Adian saat diberedel. &quot;Saya memperjuangkan aksi kebebasan pers, dan pada saat itu saya mengalami kekerasan dari aparat keamanan dalam aksi di Monas dan Departemen Penerangan,&quot; ujar Adian di Resto Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Minggu (9/11/2014).
Tetapi, kata Adian, media yang dia bela mati-matian itu justru berbalik membunuh karakternya.  &quot;Saya berharap pengambilan kesimpulan oleh media dengan cara seperti itu tidak lagi terjadi di kemudian hari, sehingga kerugian yang saya alami tidak lagi dialami oleh orang lain,&quot; katanya.
Adian mengatakan, hingga hari ini, dia baru dilantik 39 hari menjadi anggota DPR. Tapi sudah diberitakan sedemikian buruk. Sementara, ada yang sudah tiga sampai empat periode dengan sejumlah kesalahan dan minim prestasi namun media enggan untuk mengangkatnya.
&quot;Makanya jangan-jangan ada motif politik di sini, karena saya tidak pernah kasus apa-apa. Makanya mau cari cara dengan memberitakan saya seperti ini,&quot; tuntasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu berang dengan pemberitaan Koran Tempo yang memajang fotonya saat tertidur di Gedung DPR.
Apalagi, kata Adian, foto pada Koran Tempo 5 November 2014 itu diberi judul &quot;Bobo Siang&quot;. Adian mengaku heran dengan pemberitaan Koran Tempo. Media yang pernah dibela Adian saat diberedel. &quot;Saya memperjuangkan aksi kebebasan pers, dan pada saat itu saya mengalami kekerasan dari aparat keamanan dalam aksi di Monas dan Departemen Penerangan,&quot; ujar Adian di Resto Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Minggu (9/11/2014).
Tetapi, kata Adian, media yang dia bela mati-matian itu justru berbalik membunuh karakternya.  &quot;Saya berharap pengambilan kesimpulan oleh media dengan cara seperti itu tidak lagi terjadi di kemudian hari, sehingga kerugian yang saya alami tidak lagi dialami oleh orang lain,&quot; katanya.
Adian mengatakan, hingga hari ini, dia baru dilantik 39 hari menjadi anggota DPR. Tapi sudah diberitakan sedemikian buruk. Sementara, ada yang sudah tiga sampai empat periode dengan sejumlah kesalahan dan minim prestasi namun media enggan untuk mengangkatnya.
&quot;Makanya jangan-jangan ada motif politik di sini, karena saya tidak pernah kasus apa-apa. Makanya mau cari cara dengan memberitakan saya seperti ini,&quot; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
