<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah Tolak KTP Tanpa Kolom Agama   </title><description>Muhammadiyah berharap kolom agama tetap dicantumkan dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama"/><item><title>Muhammadiyah Tolak KTP Tanpa Kolom Agama   </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama</guid><pubDate>Rabu 12 November 2014 07:57 WIB</pubDate><dc:creator>Winda Eka Riyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama-ncEsWJjCqT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/12/337/1064245/muhammadiyah-tolak-ktp-tanpa-kolom-agama-ncEsWJjCqT.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Muhammadiyah berharap kolom agama tetap dicantumkan dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah, Syamsul Anwar, kolom agama di KTP sangat penting.
&amp;nbsp;
&quot;Agama di Indonesia merupakan hal yang sangat krusial sebagai identitas dan tanggung jawab setiap warga negara, jadi jangan sampai dikosongkan,&quot; kata Syamsul kepada Okezone, Selasa (11/11/2014) malam.
&amp;nbsp;
Namun, Syamsul menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu mempermasalahkan pengosongan kolom agama bila belum diputuskan secara sah oleh pemerintah. Menurutnya, rencana itu pasti menimbulkan pro kontra di masyarakat luas.
&amp;nbsp;
&quot;Ini bukan hal yang sederhana, pasti menimbulkan pro kontra, maka dari itu pemerintah harus sebijak mungkin memutuskan hal ini,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim menyatakan akan mengambil kebijakan kolom agama di KTP dikosongkan. Kebijakan ini akan berlaku pada tahun mendatang.
&amp;nbsp;
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendukung kebijakan Menag tersebut. &quot;Kita dukung karena sistem itu sama seperti di Malaysia,&quot; tegas Ahok.


</description><content:encoded>JAKARTA - Muhammadiyah berharap kolom agama tetap dicantumkan dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurut Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah, Syamsul Anwar, kolom agama di KTP sangat penting.
&amp;nbsp;
&quot;Agama di Indonesia merupakan hal yang sangat krusial sebagai identitas dan tanggung jawab setiap warga negara, jadi jangan sampai dikosongkan,&quot; kata Syamsul kepada Okezone, Selasa (11/11/2014) malam.
&amp;nbsp;
Namun, Syamsul menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu mempermasalahkan pengosongan kolom agama bila belum diputuskan secara sah oleh pemerintah. Menurutnya, rencana itu pasti menimbulkan pro kontra di masyarakat luas.
&amp;nbsp;
&quot;Ini bukan hal yang sederhana, pasti menimbulkan pro kontra, maka dari itu pemerintah harus sebijak mungkin memutuskan hal ini,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim menyatakan akan mengambil kebijakan kolom agama di KTP dikosongkan. Kebijakan ini akan berlaku pada tahun mendatang.
&amp;nbsp;
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendukung kebijakan Menag tersebut. &quot;Kita dukung karena sistem itu sama seperti di Malaysia,&quot; tegas Ahok.


</content:encoded></item></channel></rss>
