<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bunuh Kelinci, Guru Biologi Dijatuhi Sanksi</title><description>Tindakan sadis membunuh dan menguliti kelinci dilakukan di depan kelas dan ditunjukkan kepada seluruh siswa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi"/><item><title>Bunuh Kelinci, Guru Biologi Dijatuhi Sanksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi</guid><pubDate>Senin 17 November 2014 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/16/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi-bKlYHcOSMo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kelinci (Foto: Dailymail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/16/18/1066315/bunuh-kelinci-guru-biologi-dijatuhi-sanksi-bKlYHcOSMo.jpg</image><title>Ilustrasi kelinci (Foto: Dailymail)</title></images><description>
IDAHO - Eksperimen ilmiah rupanya dapat berdampak negatif. Seperti kisah yang dialami seorang guru di Idaho, Amerika Serikat.
Entah apa yang ada di dalam pikiran guru tersebut. Guru yang hingga kini belum diberitahukan identitasnya tersebut dinilai terlalu sadis saat mengajarkan murid&amp;ndash;muridnya melakukan eksperimen.
Ia kini menghadapi masalah dan harus menjalani hukuman disiplin setelah aksinya menguliti seekor kelinci. Tindakan sadis tersebut dilakukannya di depan kelas dan ditunjukkan kepada seluruh siswa.
Seperti dilansir oleh situs Huffingtonpost.com, guru biologi tersebut mengajar di Coloumbia High School. Peristiwa tersebut terjadi pada 6 November lalu. &amp;ldquo;Kelinci tersebut dibunuh di hadapan 16 siswa, guru tersebut membunuh kelinci itu dengan cara menusuk lehernya terlebih dahulu,&amp;rdquo; kata juru bicara Nampa School District, Allison Westfall.
Kelinci tersebut lalu dikuliti dan dipotong&amp;ndash;potong di depan siswa kelas X. Westfall menyesalkan hal ini karena eksperimen tersebut bukan bagian dari kurikulum biologi. &amp;ldquo;Akibatnya, murid-murid tidak mau lagi mengikuti pelajaranya, dan diizinkan untuk tidak mengikutinya. Guru tersebut dihukum sanksi disiplin,&amp;rdquo; tegasnya.
</description><content:encoded>
IDAHO - Eksperimen ilmiah rupanya dapat berdampak negatif. Seperti kisah yang dialami seorang guru di Idaho, Amerika Serikat.
Entah apa yang ada di dalam pikiran guru tersebut. Guru yang hingga kini belum diberitahukan identitasnya tersebut dinilai terlalu sadis saat mengajarkan murid&amp;ndash;muridnya melakukan eksperimen.
Ia kini menghadapi masalah dan harus menjalani hukuman disiplin setelah aksinya menguliti seekor kelinci. Tindakan sadis tersebut dilakukannya di depan kelas dan ditunjukkan kepada seluruh siswa.
Seperti dilansir oleh situs Huffingtonpost.com, guru biologi tersebut mengajar di Coloumbia High School. Peristiwa tersebut terjadi pada 6 November lalu. &amp;ldquo;Kelinci tersebut dibunuh di hadapan 16 siswa, guru tersebut membunuh kelinci itu dengan cara menusuk lehernya terlebih dahulu,&amp;rdquo; kata juru bicara Nampa School District, Allison Westfall.
Kelinci tersebut lalu dikuliti dan dipotong&amp;ndash;potong di depan siswa kelas X. Westfall menyesalkan hal ini karena eksperimen tersebut bukan bagian dari kurikulum biologi. &amp;ldquo;Akibatnya, murid-murid tidak mau lagi mengikuti pelajaranya, dan diizinkan untuk tidak mengikutinya. Guru tersebut dihukum sanksi disiplin,&amp;rdquo; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
