<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemberitaan WNI Jadi WN Malaysia Tidak Sesuai Fakta </title><description>Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengatakan pemberitaan WNI jadi WN Malaysia tidak sesuai fakta di lapangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta"/><item><title>Pemberitaan WNI Jadi WN Malaysia Tidak Sesuai Fakta </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta</guid><pubDate>Senin 17 November 2014 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta-43TXKnIN56.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana di pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/17/18/1066623/pemberitaan-wni-jadi-wn-malaysia-tidak-sesuai-fakta-43TXKnIN56.jpg</image><title>Suasana di pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, membantah kabar banyak WNI di sana yang menjadi warga negara Malaysia.
Hal ini diketahuinya berdasarkan informasi yang diterima Irianto dari Camat Lumbis Ogung, Daud, serta pernyataan peserta pejabat pemerintah daerah setempat yaitu Bupati Nunukan, H Basri, dan Komandan Korem 091, Brigjen TNI Nono Suharsono.
Sebagaimana diketahui, Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan mengenai warga Nunukan, Kalimantan, yang menjadi WN Malaysia. Alasan mereka pindah ke Negeri Jiran lantaran tidak mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
&amp;ldquo;Pemberitaan mengenai eksodus warga dari sejumlah desa di Kecamatan Lumbis Ogung Kabupaten Nunukan ke wilayah Sabah Malaysia tidak sesuai dengan fakta dan kondisi di lapangan saat ini,&amp;rdquo; jelasnya lewat surat elektronik yang didapat wartawan.
Melalui pengamatan dan hasil koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan serta sejumlah aparatur pengamanan setempat, tidak ditemukan adanya pergerakan warga Nunukan yang berpindah kewarganegaraan ke Sabah, Malaysia.
&amp;ldquo;Berdasarkan pengamatan di lapangan oleh instansi teknis dan pemda serta hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Darat, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan, tidak ditemukan eksodus WNI dari Desa Kinokod, Simantipal, dan Sinapad ke wilayah Malaysia,&amp;rdquo; terangnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, membantah kabar banyak WNI di sana yang menjadi warga negara Malaysia.
Hal ini diketahuinya berdasarkan informasi yang diterima Irianto dari Camat Lumbis Ogung, Daud, serta pernyataan peserta pejabat pemerintah daerah setempat yaitu Bupati Nunukan, H Basri, dan Komandan Korem 091, Brigjen TNI Nono Suharsono.
Sebagaimana diketahui, Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan mengenai warga Nunukan, Kalimantan, yang menjadi WN Malaysia. Alasan mereka pindah ke Negeri Jiran lantaran tidak mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
&amp;ldquo;Pemberitaan mengenai eksodus warga dari sejumlah desa di Kecamatan Lumbis Ogung Kabupaten Nunukan ke wilayah Sabah Malaysia tidak sesuai dengan fakta dan kondisi di lapangan saat ini,&amp;rdquo; jelasnya lewat surat elektronik yang didapat wartawan.
Melalui pengamatan dan hasil koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan serta sejumlah aparatur pengamanan setempat, tidak ditemukan adanya pergerakan warga Nunukan yang berpindah kewarganegaraan ke Sabah, Malaysia.
&amp;ldquo;Berdasarkan pengamatan di lapangan oleh instansi teknis dan pemda serta hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Darat, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan, tidak ditemukan eksodus WNI dari Desa Kinokod, Simantipal, dan Sinapad ke wilayah Malaysia,&amp;rdquo; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
