<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Shame On You Jokowi Ramai di Twitter</title><description>Setelah #SameOnYouSBY sempat ramai, kini penmgguna Twitter menggunakan #ShameOnYouJokowi lantaran Sang Presiden menaikkan harga BBM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter"/><item><title>Giliran Shame On You Jokowi Ramai di Twitter</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter</guid><pubDate>Selasa 18 November 2014 02:39 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter-cbA0LMQDrd.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/18/337/1066935/giliran-shame-on-you-jokowi-ramai-di-twitter-cbA0LMQDrd.jpg</image><title></title></images><description>
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, berujung pada aksi bullying dari para pengguna media sosial dengan hashtag #ShameOnYouJokowi.

Hal serupa, juga pernah dirasakan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika Fraksi Demokrat memutuskan untuk walk out ketika DPR melakukan sidang paripurna membahas Undang-undang Pilkada yang berujung voting dan memenangkan Pilkada melalui DPRD.

Alasan pem-bully-an itu mudah ditebak, kenaikan harga bahan bakar (BBM) yang baru diumumkan membuat banyak masyarakat yang kecewa dan melampiaskan lewat sosial media. Secara umum mereka tak terima dengan kebijakan pemerintah yang semakin mempersulit kehidupan masyarakat.

Tak ayal, hashtag #ShameOnYouJokowi, Selasa (18/11/2014), jadi trending topic di Indonesia. Jumlah kicauan terus mengalami kenaikan seiring dengan banyaknya pengguna Twitter yang berpartisipasi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17051/106219_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Berikut beberapa kicauan yang berhasil dihimpun Okezone:

&quot;naikin bbm pake alasan pengalihan subsidi #ShameOnYouJokowi,&quot; ungkap @fatriady.

&quot;Janji hanya sekedar janji , tak pernah ditepati malah lebih sering di ingkari !! #ShameOnYouJokowi&quot; tukas @adiioesbens.

&quot;Ketika harga minyak dunia turun, pemerintah malah naikan BBM, maka ini saatnya kita bilang #ShameOnYouJokowi @addiems @jokoanwar @fadjroel,&quot; sindir @JacquinAdam.

Seperti diketahui, Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium sebesar Rp2.000 per liter dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter. Sedangkan harga solar ditetapkan dari Rp5.500 menjadi Rp7.500. (ang)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, berujung pada aksi bullying dari para pengguna media sosial dengan hashtag #ShameOnYouJokowi.

Hal serupa, juga pernah dirasakan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika Fraksi Demokrat memutuskan untuk walk out ketika DPR melakukan sidang paripurna membahas Undang-undang Pilkada yang berujung voting dan memenangkan Pilkada melalui DPRD.

Alasan pem-bully-an itu mudah ditebak, kenaikan harga bahan bakar (BBM) yang baru diumumkan membuat banyak masyarakat yang kecewa dan melampiaskan lewat sosial media. Secara umum mereka tak terima dengan kebijakan pemerintah yang semakin mempersulit kehidupan masyarakat.

Tak ayal, hashtag #ShameOnYouJokowi, Selasa (18/11/2014), jadi trending topic di Indonesia. Jumlah kicauan terus mengalami kenaikan seiring dengan banyaknya pengguna Twitter yang berpartisipasi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/04/17051/106219_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Berikut beberapa kicauan yang berhasil dihimpun Okezone:

&quot;naikin bbm pake alasan pengalihan subsidi #ShameOnYouJokowi,&quot; ungkap @fatriady.

&quot;Janji hanya sekedar janji , tak pernah ditepati malah lebih sering di ingkari !! #ShameOnYouJokowi&quot; tukas @adiioesbens.

&quot;Ketika harga minyak dunia turun, pemerintah malah naikan BBM, maka ini saatnya kita bilang #ShameOnYouJokowi @addiems @jokoanwar @fadjroel,&quot; sindir @JacquinAdam.

Seperti diketahui, Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium sebesar Rp2.000 per liter dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter. Sedangkan harga solar ditetapkan dari Rp5.500 menjadi Rp7.500. (ang)
</content:encoded></item></channel></rss>
