<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Seragam Loreng Brimob dari APBN</title><description>Mabes Polri mengakui anggaran penggunaan seragam loreng Korps Brimob Polri berasal dari APBN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn"/><item><title>Anggaran Seragam Loreng Brimob dari APBN</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn</guid><pubDate>Selasa 25 November 2014 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn-Bpbf6ocy5F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran Seragam Loreng Brimob dari APBN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/25/337/1070641/anggaran-seragam-loreng-brimob-dari-apbn-Bpbf6ocy5F.jpg</image><title>Anggaran Seragam Loreng Brimob dari APBN</title></images><description>
JAKARTA - Mabes Polri mengakui bila anggaran penggunaan seragam loreng yang baru saja dipergunakan kembali oleh Korps Brimob Polri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pengadaan seragam tersebut telah melalui proses pengajuan kepada Asisten Perencanaan Polri.
&quot;Pengadaan seragam tidak mungkin gunakan uang di luar APBN. Itu melalui pengajuan ke Asrena dan kemudian menggunakan APBN yang tersedia,&quot; ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/11/2014).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/11/14/12069/75513_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tak hanya seragam loreng, Ronny mencontohkan seragam yang digunakan polisi perdamaian dunia yang membantu PBB di Sudan, juga menggunakan APBN yang diperuntukkan dinas di luar negeri.
Ronny pun menegaskan seragam yang dimaksud tersebut bukan berwarna loreng, namun warnanya disesuaikan dengan kondisi alam di negara tersebut yang memiliki banyak padang pasir.
&quot;Polri juga sampai saat ini membantu PBB untuk menjadi polisi perdamaian dunia di Sudan. Seragam yang digunakan bukan cokelat atau hitam tapi warna padang pasir, dan itu dibiayai APBN untuk dinas di luar negeri,&quot; jelas Ronny.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8yMi8yMi81NzQwMC8zOTA0NzM5MDQxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sebelumnya penggunaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) bermotif loreng yang digunakan kembali Korps Brimob Polri dipermasalahkan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Menurutnya Neta, adanya seragam loreng tersebut dinilai tidak efektif karena hanya menghabiskan uang negara saja.(sna)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Mabes Polri mengakui bila anggaran penggunaan seragam loreng yang baru saja dipergunakan kembali oleh Korps Brimob Polri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pengadaan seragam tersebut telah melalui proses pengajuan kepada Asisten Perencanaan Polri.
&quot;Pengadaan seragam tidak mungkin gunakan uang di luar APBN. Itu melalui pengajuan ke Asrena dan kemudian menggunakan APBN yang tersedia,&quot; ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/11/2014).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/11/14/12069/75513_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tak hanya seragam loreng, Ronny mencontohkan seragam yang digunakan polisi perdamaian dunia yang membantu PBB di Sudan, juga menggunakan APBN yang diperuntukkan dinas di luar negeri.
Ronny pun menegaskan seragam yang dimaksud tersebut bukan berwarna loreng, namun warnanya disesuaikan dengan kondisi alam di negara tersebut yang memiliki banyak padang pasir.
&quot;Polri juga sampai saat ini membantu PBB untuk menjadi polisi perdamaian dunia di Sudan. Seragam yang digunakan bukan cokelat atau hitam tapi warna padang pasir, dan itu dibiayai APBN untuk dinas di luar negeri,&quot; jelas Ronny.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMS8yMi8yMi81NzQwMC8zOTA0NzM5MDQxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sebelumnya penggunaan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) bermotif loreng yang digunakan kembali Korps Brimob Polri dipermasalahkan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Menurutnya Neta, adanya seragam loreng tersebut dinilai tidak efektif karena hanya menghabiskan uang negara saja.(sna)
</content:encoded></item></channel></rss>
