<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Inspiratif dengan Sindrom Treacher Collins</title><description>Seperti seorang selebriti, Jono menemui anak berusia dua tahun yang juga terkena sindrom Treacher Collins. .</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins"/><item><title>Sosok Inspiratif dengan Sindrom Treacher Collins</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins</guid><pubDate>Senin 08 Desember 2014 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Azzahra Purwani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins-fa5Z2SmQeX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jono Lancaster dari Inggris. (Foto: Metro)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/08/18/1076319/sosok-inspiratif-dengan-sindrom-treacher-collins-fa5Z2SmQeX.jpg</image><title>Jono Lancaster dari Inggris. (Foto: Metro)</title></images><description>
ADELAIDE &amp;ndash; Terkena sindrom Treacher Collins, tidak membuat pria asal Inggris tersebut minder. Dia justru menjadi sosok inspiratif bagi orang-orang yang memiliki kondisi sama sepertinya.
Pria tersebut bernama Jono Lancaster. Kebanyakan penderita sindrom ini memiliki tulang wajah yang belum berkembang secara sempurna.
Pertengahan November 2014, Jono terbang ke Adelaide, Australia bertemu anak berusia dua tahun bernama Zackary, yang memiliki kondisi yang sama. Hal itu Jono lakukan setelah ibu Zackary menghubungi Jono melalui Facebook.
&amp;ldquo;Jono adalah selebriti dan inspirasi besar bagi kami,&amp;rdquo; kata ibu anak itu berbicara kepada Adelaide Advertiser.
&amp;ldquo;Ketika dia menyetujui akan datang ke Australia, kami tahu dia benar-benar akan menepatinya. Itu sangat membuat kami senang karena bisa melihat Zack dapat bertemu seseorang dengan sindrom yang sama dengannya,&amp;rdquo; lanjutnya seperti diberitakan Mirror, Senin (8/12/2014).
Demikian pun yang dirasakan Jono. Dia juga senang dapat bertemu dengan Zack. Selain itu, Jono juga berkeliling kota untuk menemui anak lainnya dengan kondisi yang sama. Dia berharap dapat menginspirasi mereka untuk terus semangat menjalani hidup ini.
&amp;ldquo;Saya juga akan sangat senang bisa bertemu seseorang dengan kondisi seperti saya ketika masih kecil. Seseorang mengatakan kepada saya, menjadi inspirasi bagi mereka merupakan hal yang dapat saya lakukan,&amp;rdquo; kata Jono.
Pria itu telah melanjutkan perjalanannya di Australia maupun Selandia Baru. Beberapa postingan foto Jono bersama anak dengan sindrom yang dia temui menghiasi akun Twitter-nya.
</description><content:encoded>
ADELAIDE &amp;ndash; Terkena sindrom Treacher Collins, tidak membuat pria asal Inggris tersebut minder. Dia justru menjadi sosok inspiratif bagi orang-orang yang memiliki kondisi sama sepertinya.
Pria tersebut bernama Jono Lancaster. Kebanyakan penderita sindrom ini memiliki tulang wajah yang belum berkembang secara sempurna.
Pertengahan November 2014, Jono terbang ke Adelaide, Australia bertemu anak berusia dua tahun bernama Zackary, yang memiliki kondisi yang sama. Hal itu Jono lakukan setelah ibu Zackary menghubungi Jono melalui Facebook.
&amp;ldquo;Jono adalah selebriti dan inspirasi besar bagi kami,&amp;rdquo; kata ibu anak itu berbicara kepada Adelaide Advertiser.
&amp;ldquo;Ketika dia menyetujui akan datang ke Australia, kami tahu dia benar-benar akan menepatinya. Itu sangat membuat kami senang karena bisa melihat Zack dapat bertemu seseorang dengan sindrom yang sama dengannya,&amp;rdquo; lanjutnya seperti diberitakan Mirror, Senin (8/12/2014).
Demikian pun yang dirasakan Jono. Dia juga senang dapat bertemu dengan Zack. Selain itu, Jono juga berkeliling kota untuk menemui anak lainnya dengan kondisi yang sama. Dia berharap dapat menginspirasi mereka untuk terus semangat menjalani hidup ini.
&amp;ldquo;Saya juga akan sangat senang bisa bertemu seseorang dengan kondisi seperti saya ketika masih kecil. Seseorang mengatakan kepada saya, menjadi inspirasi bagi mereka merupakan hal yang dapat saya lakukan,&amp;rdquo; kata Jono.
Pria itu telah melanjutkan perjalanannya di Australia maupun Selandia Baru. Beberapa postingan foto Jono bersama anak dengan sindrom yang dia temui menghiasi akun Twitter-nya.
</content:encoded></item></channel></rss>
