<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sapta Darma Memiliki Jumlah Pengikut Terbesar Kedua di Jateng</title><description>Meninggalnya pengikut Sapta Darma di Kabupaten Brebes, Daodah, membuka sisi lain fakta yang belum banyak terungkap soal aliran kepercayaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng"/><item><title>Sapta Darma Memiliki Jumlah Pengikut Terbesar Kedua di Jateng</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng</guid><pubDate>Selasa 09 Desember 2014 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng-hMAx6y5bwX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sapta Darma Memiliki Jumlah Pengikut Terbesar Kedua di Jateng (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/09/340/1076903/sapta-darma-memiliki-jumlah-pengikut-terbesar-kedua-di-jateng-hMAx6y5bwX.jpg</image><title>Sapta Darma Memiliki Jumlah Pengikut Terbesar Kedua di Jateng (ilustrasi)</title></images><description>
SEMARANG - Meninggalnya pengikut Sapta Darma di Kabupaten Brebes, Daodah, membuka sisi lain fakta yang belum banyak terungkap soal persebaran para pengikut aliran kepercayaan di Jawa Tengah.
Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mencatat, sebagian aliran kepercayaan memiliki ribuan pengikut, Selasa (9/12/2014).
Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng, Eko Suwarni, mengatakan, para pengikut aliran kepercayaan ini berada dalam pengawasan kejaksaan.
&quot;Kalau sudah mengarah penodaan agama, pelanggaran hukum dan memecah belah persatuan bangsa tentu akan diambil tindakan hukum. Sejauh ini ratusan aliran kepercayaan itu belum mengarah ke situ (pelanggaran),&quot; kata dia di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Semarang.
Eko menambahkan aliran-aliran kepercayaan di mata hukum diakui keberadaanya. &quot;Aliran kepercayaan itu bukan agama yang disahkan pemerintah, tapi itu diakui, salah satunya di UU Kependudukan,&quot; ujar Eko menegaskan.
Berikut aliran-aliran kepercayaan di Jawa Tengah yang memiliki ribuan pengikut:
Paguyuban Ngesti Tunggal
Aliran ini telah menyebar ke Solo dan Semarang. Di kota batik, pengikut sebanyak 7.979 orang dan di Kota Lumpia pengikutnya berjumlah 7.000 orang.
Perguruan Ilmu Sejati di Kajen Kabupaten Pekalongan
 
Di Pekalongan memiliki pengikut berjumlah 5.028 orang yang berasal se-Karisidenan Pekalongan.
Sapta Darma
 
Tersebar di sejumlah wilayah Jawa Tengah seperti di Kabupaten Pati dengan jumlah pengikut 5.000 orang. Di Kabupaten Klaten, jumlah pengikut 2.611 orang. Kabupaten Purworejo, memiliki jumlah pengikut 1.027 orang.
Kepribaden
 
Berkembang di Kabupaten Klaten memiliki 2.182 pengikut.
Paguyuban Kerukunan Sedulur Sikep
 
Tersebar di Kabupaten Blora memiliki 2.117 pengikut.
Paguyuban Kwaroh Kodrating Pangeran
 
Terpusat di Kabupaten Klaten, memiliki pengikut 1.441 orang.
Pangestu
 
Menyebar di Kabupaten Klaten dengan jumlah pengikut 1.265 orang.
Himpunan Penghayat Kepercayaan
 
Menyebar di Kabupaten Wonosobo memiliki pengikut berjumlah 1.043 orang.
</description><content:encoded>
SEMARANG - Meninggalnya pengikut Sapta Darma di Kabupaten Brebes, Daodah, membuka sisi lain fakta yang belum banyak terungkap soal persebaran para pengikut aliran kepercayaan di Jawa Tengah.
Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mencatat, sebagian aliran kepercayaan memiliki ribuan pengikut, Selasa (9/12/2014).
Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng, Eko Suwarni, mengatakan, para pengikut aliran kepercayaan ini berada dalam pengawasan kejaksaan.
&quot;Kalau sudah mengarah penodaan agama, pelanggaran hukum dan memecah belah persatuan bangsa tentu akan diambil tindakan hukum. Sejauh ini ratusan aliran kepercayaan itu belum mengarah ke situ (pelanggaran),&quot; kata dia di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Semarang.
Eko menambahkan aliran-aliran kepercayaan di mata hukum diakui keberadaanya. &quot;Aliran kepercayaan itu bukan agama yang disahkan pemerintah, tapi itu diakui, salah satunya di UU Kependudukan,&quot; ujar Eko menegaskan.
Berikut aliran-aliran kepercayaan di Jawa Tengah yang memiliki ribuan pengikut:
Paguyuban Ngesti Tunggal
Aliran ini telah menyebar ke Solo dan Semarang. Di kota batik, pengikut sebanyak 7.979 orang dan di Kota Lumpia pengikutnya berjumlah 7.000 orang.
Perguruan Ilmu Sejati di Kajen Kabupaten Pekalongan
 
Di Pekalongan memiliki pengikut berjumlah 5.028 orang yang berasal se-Karisidenan Pekalongan.
Sapta Darma
 
Tersebar di sejumlah wilayah Jawa Tengah seperti di Kabupaten Pati dengan jumlah pengikut 5.000 orang. Di Kabupaten Klaten, jumlah pengikut 2.611 orang. Kabupaten Purworejo, memiliki jumlah pengikut 1.027 orang.
Kepribaden
 
Berkembang di Kabupaten Klaten memiliki 2.182 pengikut.
Paguyuban Kerukunan Sedulur Sikep
 
Tersebar di Kabupaten Blora memiliki 2.117 pengikut.
Paguyuban Kwaroh Kodrating Pangeran
 
Terpusat di Kabupaten Klaten, memiliki pengikut 1.441 orang.
Pangestu
 
Menyebar di Kabupaten Klaten dengan jumlah pengikut 1.265 orang.
Himpunan Penghayat Kepercayaan
 
Menyebar di Kabupaten Wonosobo memiliki pengikut berjumlah 1.043 orang.
</content:encoded></item></channel></rss>
