<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Di-Bully di Sosmed, Ini Reaksi PKS</title><description>Sering Dibully di sosial media, ini reaksi PKS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks"/><item><title>Sering Di-Bully di Sosmed, Ini Reaksi PKS</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks</guid><pubDate>Rabu 10 Desember 2014 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks-pegPIZR0Cy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sering Dibully di Sosmed, Ini Reaksi PKS</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/10/337/1077443/sering-di-bully-di-sosmed-ini-reaksi-pks-pegPIZR0Cy.jpg</image><title>Sering Dibully di Sosmed, Ini Reaksi PKS</title></images><description>
JAKARTA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui, selama ini menjadi sasaran bullying di media sosial. Namun, PKS menilai, bully di media sosial  tersebut merupakan sebuah ujian.

&quot;Silakan bully kader PKS, kami enggak apa-apa,&quot; kata Ketua Bidang Perempuan DPP PKS, Anis Byarwati saat menyambangi redaksi Okezone, Rabu (10/12/2014).

Anis mengatakan, meskipun di-bully, kader PKS tetap solid. &quot;Memang PKS dihantam dari semua sisi. Beberapa tahun ini paling berasa. Tapi kami memaknai setiap hantaman ini sebagai sebuah ujian, tantangan. Ini ujian dari Allah,&quot; ujar Anis.

Menurut Anis, sebagian kader PKS memang bereaksi terhadap bully di sosmed. &amp;ldquo;Tapi enggak sampai ngamuk. Ini kan bagian dari dinamika. Ibaratnya kita hidup di hutan rimba. Di manapun kita berada, selalu ada tantangan,&amp;rdquo; ungkap Dekan Fakultas Universitas Yarsi tersebut.

Dikatakan Anis, kader PKS akan selalu solid menghadapi setiap tantangan karena dibangun berdasarkan landasan nilai. &quot;Kita tidak ikut figur dan kita akan kokoh selama memegang kebenaran. Doktrin itu selalu disampaikan ke kader PKS,&quot; ujar dia.

Ketika ditanya soal peluang PKS pada Pemilu 2009, Anis mengatakan belum bisa mengungkapkan. &quot;Who knows the future, yang jelas kita selalu melakukan perbaikan diri, kader kader kita masih yakin,&quot; tutup Anis.
</description><content:encoded>
JAKARTA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui, selama ini menjadi sasaran bullying di media sosial. Namun, PKS menilai, bully di media sosial  tersebut merupakan sebuah ujian.

&quot;Silakan bully kader PKS, kami enggak apa-apa,&quot; kata Ketua Bidang Perempuan DPP PKS, Anis Byarwati saat menyambangi redaksi Okezone, Rabu (10/12/2014).

Anis mengatakan, meskipun di-bully, kader PKS tetap solid. &quot;Memang PKS dihantam dari semua sisi. Beberapa tahun ini paling berasa. Tapi kami memaknai setiap hantaman ini sebagai sebuah ujian, tantangan. Ini ujian dari Allah,&quot; ujar Anis.

Menurut Anis, sebagian kader PKS memang bereaksi terhadap bully di sosmed. &amp;ldquo;Tapi enggak sampai ngamuk. Ini kan bagian dari dinamika. Ibaratnya kita hidup di hutan rimba. Di manapun kita berada, selalu ada tantangan,&amp;rdquo; ungkap Dekan Fakultas Universitas Yarsi tersebut.

Dikatakan Anis, kader PKS akan selalu solid menghadapi setiap tantangan karena dibangun berdasarkan landasan nilai. &quot;Kita tidak ikut figur dan kita akan kokoh selama memegang kebenaran. Doktrin itu selalu disampaikan ke kader PKS,&quot; ujar dia.

Ketika ditanya soal peluang PKS pada Pemilu 2009, Anis mengatakan belum bisa mengungkapkan. &quot;Who knows the future, yang jelas kita selalu melakukan perbaikan diri, kader kader kita masih yakin,&quot; tutup Anis.
</content:encoded></item></channel></rss>
