<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Rudi Pusing Situs Porno Bertambah Banyak </title><description>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara terus mencari situs porno di media sosial untuk diblokir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak"/><item><title>Menteri Rudi Pusing Situs Porno Bertambah Banyak </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak</guid><pubDate>Minggu 14 Desember 2014 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak-gZRs5wYWiw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Rudi Pusing Situs Porno Bertambah Banyak  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/14/337/1078969/menteri-rudi-pusing-situs-porno-bertambah-banyak-gZRs5wYWiw.jpg</image><title>Menteri Rudi Pusing Situs Porno Bertambah Banyak  (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku situs porno terus bertambah banyak kendati sudah diberantas di tahun 2014.

Menurutnya, pihaknya sangat kesulitan dalam memblokir situs-situs porno tersebut sebab situs tersebut selalu bertambah banyak.

&quot;Sudah ada 20 ribu (situs porno) yang di blokir. Ini kita tutup hari ini satu, muncul lebih dari pada satu, jadi kita ini berlomba (tutup situs porno),&quot; ungkapnya di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (14/12/2014).

Oleh karena itu kata dia, Kemenkominfo sampai saat ini selalu aktif dalam mencari situs-situs yang berbau pornografi di media sosial dan internet dan  melakukan pemblokiran.

&quot;Yang kira-kira mana yang ada pornografi di keywordnya langsung di blok,&quot; jelasnya.

Kewalahan dari Menkominfo diungkapkannya, lantaran banyak situs-situs pornografi luar negeri yang selalu bertambah. Sebab, kata dia, di luar negeri sendiri situs-situs tersebut merupakan suatu bisnis yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

&quot;Kalau situs porno di kita (Indonesia) kan tidak jadi bisnis karena bertentangan dengan nilai kebudayaan, agama, dan lain sebagainya,&quot; katanya.

Karenanya, pihaknya akan tersebut berupaya semaksimal mungkin untuk menutup situs-situs tersebut dan tidak lagi hanya menunggu laporan dari masyarakat.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku situs porno terus bertambah banyak kendati sudah diberantas di tahun 2014.

Menurutnya, pihaknya sangat kesulitan dalam memblokir situs-situs porno tersebut sebab situs tersebut selalu bertambah banyak.

&quot;Sudah ada 20 ribu (situs porno) yang di blokir. Ini kita tutup hari ini satu, muncul lebih dari pada satu, jadi kita ini berlomba (tutup situs porno),&quot; ungkapnya di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (14/12/2014).

Oleh karena itu kata dia, Kemenkominfo sampai saat ini selalu aktif dalam mencari situs-situs yang berbau pornografi di media sosial dan internet dan  melakukan pemblokiran.

&quot;Yang kira-kira mana yang ada pornografi di keywordnya langsung di blok,&quot; jelasnya.

Kewalahan dari Menkominfo diungkapkannya, lantaran banyak situs-situs pornografi luar negeri yang selalu bertambah. Sebab, kata dia, di luar negeri sendiri situs-situs tersebut merupakan suatu bisnis yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

&quot;Kalau situs porno di kita (Indonesia) kan tidak jadi bisnis karena bertentangan dengan nilai kebudayaan, agama, dan lain sebagainya,&quot; katanya.

Karenanya, pihaknya akan tersebut berupaya semaksimal mungkin untuk menutup situs-situs tersebut dan tidak lagi hanya menunggu laporan dari masyarakat.
</content:encoded></item></channel></rss>
