<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Jadi Korban AirAsia, Ciara Kini Sendiri </title><description>Ciara Natasia kehilangan keluarganya yang menjadi penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak sejak Minggu 28 Desember.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri"/><item><title>Keluarga Jadi Korban AirAsia, Ciara Kini Sendiri </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri</guid><pubDate>Senin 29 Desember 2014 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri-hc2aJSdktb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga Jadi Korban AirAsia, Ciara Kini Sendiri  (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/12/29/340/1085388/keluarga-jadi-korban-airasia-ciara-kini-sendiri-hc2aJSdktb.jpg</image><title>Keluarga Jadi Korban AirAsia, Ciara Kini Sendiri  (foto: Antara)</title></images><description>
SURABAYA - Raut kesedihan tampak tergurat di wajah Ciara Natasia. Gadis berusia 15 tahun itu merupakan anggota keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak sejak Minggu 28 Desember.
Dengan membawa foto keluarga, Ciara mendatangi Posko Crisis Center AirAsia di Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya.
Ciara datang didampingi bibinya Linda Patrisia dan seorang asisten Nana Fariawati. Saat datang di posko tersebut, Ciara terus mendekap foto keluarganya dengan raut wajah sedih. Dia merupakan anak  penumpang pesawat AirAsia dengan rute Surabaya-Singapura.
Pesawat AirAsia yang hilang tersebut membawa Heru Mantotanus (ayah), Indah Juliansih (ibu), Niko Geovani (kakak), dan Jastin Geovani (adik). Mereka tinggal di Perum Nirwana Eksekutif, Surabaya.
&amp;nbsp; Kesedihan Keluarga Korban Pesawat Air Asia QZ 8501
Mereka berada di pesawat dan sampai saat ini tidak ada kabar beritanya. Ciara hanya bisa memandang foto keluarga yang ada dalam dekapannya sambil sesekali meneteskan air mata.
Menurut Linda, keluarga Ciara datang ke Singapura  untuk menjenguk salah satu anaknya yang sekolah di sana.
&quot;Adik saya datang untuk menjenguk anaknya yang sekolah di Singapura naik pesawat AirAsia,&quot; kata Linda saat mendampingi keponakannya di Posko Crisis Center AirAsia, Senin (29/12/2014).
Linda juga menyatakan sebelumnya tidak mengetahui penumpang pesawat tersebut adalah keluarganya. Ia mengetahui ketika salah satu anaknya menelefon dan memberi tahu bahwa yang di pesawat itu adalah pamannya.
&quot;Terus saya cek, ternyata benar di pesawat itu ada adik, ipar, dan keponakan saya,&quot; jelasnya.
Di samping Linda, Ciara terus mendekap foto keluarganya tersebut tanpa mengeluarkan sepatah kata. Dia seperti tidak memedulikan ketika sejumlah wartawan mengabadikan momen tersebut.
Ciara sendiri merupakan pelajar di Singapura. Ketika mendapatkan informasi tersebut ia langsung dijemput oleh bibinya dan datang ke Surabaya bersama Nana Feriawati. &quot;Saya yang mengasuh mereka sejak bayi,&quot; katanya sambil menahan tangis.
 (fid)
</description><content:encoded>
SURABAYA - Raut kesedihan tampak tergurat di wajah Ciara Natasia. Gadis berusia 15 tahun itu merupakan anggota keluarga penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak sejak Minggu 28 Desember.
Dengan membawa foto keluarga, Ciara mendatangi Posko Crisis Center AirAsia di Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya.
Ciara datang didampingi bibinya Linda Patrisia dan seorang asisten Nana Fariawati. Saat datang di posko tersebut, Ciara terus mendekap foto keluarganya dengan raut wajah sedih. Dia merupakan anak  penumpang pesawat AirAsia dengan rute Surabaya-Singapura.
Pesawat AirAsia yang hilang tersebut membawa Heru Mantotanus (ayah), Indah Juliansih (ibu), Niko Geovani (kakak), dan Jastin Geovani (adik). Mereka tinggal di Perum Nirwana Eksekutif, Surabaya.
&amp;nbsp; Kesedihan Keluarga Korban Pesawat Air Asia QZ 8501
Mereka berada di pesawat dan sampai saat ini tidak ada kabar beritanya. Ciara hanya bisa memandang foto keluarga yang ada dalam dekapannya sambil sesekali meneteskan air mata.
Menurut Linda, keluarga Ciara datang ke Singapura  untuk menjenguk salah satu anaknya yang sekolah di sana.
&quot;Adik saya datang untuk menjenguk anaknya yang sekolah di Singapura naik pesawat AirAsia,&quot; kata Linda saat mendampingi keponakannya di Posko Crisis Center AirAsia, Senin (29/12/2014).
Linda juga menyatakan sebelumnya tidak mengetahui penumpang pesawat tersebut adalah keluarganya. Ia mengetahui ketika salah satu anaknya menelefon dan memberi tahu bahwa yang di pesawat itu adalah pamannya.
&quot;Terus saya cek, ternyata benar di pesawat itu ada adik, ipar, dan keponakan saya,&quot; jelasnya.
Di samping Linda, Ciara terus mendekap foto keluarganya tersebut tanpa mengeluarkan sepatah kata. Dia seperti tidak memedulikan ketika sejumlah wartawan mengabadikan momen tersebut.
Ciara sendiri merupakan pelajar di Singapura. Ketika mendapatkan informasi tersebut ia langsung dijemput oleh bibinya dan datang ke Surabaya bersama Nana Feriawati. &quot;Saya yang mengasuh mereka sejak bayi,&quot; katanya sambil menahan tangis.
 (fid)
</content:encoded></item></channel></rss>
