<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana Evakuasi AirAsia Ditanggung Pemerintah dan Maskapai</title><description>Dana evakuasi AirAsia ditanggung pemerintah dan maskapai, sebab undang-undang telah mengaturnya demikian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai"/><item><title>Dana Evakuasi AirAsia Ditanggung Pemerintah dan Maskapai</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai</guid><pubDate>Rabu 07 Januari 2015 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai-OQDKCk7x1G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dana Evakuasi AirAsia Ditanggung Pemerintah dan Maskapai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/07/337/1088910/dana-evakuasi-airasia-ditanggung-pemerintah-dan-maskapai-OQDKCk7x1G.jpg</image><title>Dana Evakuasi AirAsia Ditanggung Pemerintah dan Maskapai (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pencarian penumpang dan pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, telah memasuki hari ke-11. Tentunya, untuk melaksanakan kegiatan tersebut memerlukan anggaran yang tidak sedikit.
Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana, tidak semua anggaran untuk melakukan pencarian dibebankan kepada pemerintah. Sebab, secara undang-undang anggaran pencarian juga dibebankan kepada maskapai penerbangan tersebut.
&quot;Secara undang-undang, anggaran pencarian dibebankan kepada maskapai. Untuk luar negeri mereka yang nanggung sendiri,&quot; katanya saat dihubungi, Rabu (7/1/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, kendati maskapai memiliki andil dalam penyediaan anggaran pencarian pesawat namun, pemerintah tetap menanggung kebutuhan operasional Basarnas.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/05/17922/111729_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
(Kursi Pesawat AirAsia QZ 8501)
Intinya, pengeluaran anggaran yang digunakan untuk melakukan pencarian pesawat yang memiliki rute Surabaya-Singapura itu tergantung kesepakatan antara Basarnas dan pihak maskapai.
&quot;Untuk kegiatan official Basarnas di back up negara. Itu tergantung kesepakatan antara Basarnas dengan pihak maskapai. (Ditambah) ada sumbangan-sumbangan juga dari SKK Migas untuk BBM, dan lain-lain,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8wNi8yMi81ODIyNS8zOTcyNjIxNDYyMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>
JAKARTA - Pencarian penumpang dan pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, telah memasuki hari ke-11. Tentunya, untuk melaksanakan kegiatan tersebut memerlukan anggaran yang tidak sedikit.
Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana, tidak semua anggaran untuk melakukan pencarian dibebankan kepada pemerintah. Sebab, secara undang-undang anggaran pencarian juga dibebankan kepada maskapai penerbangan tersebut.
&quot;Secara undang-undang, anggaran pencarian dibebankan kepada maskapai. Untuk luar negeri mereka yang nanggung sendiri,&quot; katanya saat dihubungi, Rabu (7/1/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, kendati maskapai memiliki andil dalam penyediaan anggaran pencarian pesawat namun, pemerintah tetap menanggung kebutuhan operasional Basarnas.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/05/17922/111729_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
(Kursi Pesawat AirAsia QZ 8501)
Intinya, pengeluaran anggaran yang digunakan untuk melakukan pencarian pesawat yang memiliki rute Surabaya-Singapura itu tergantung kesepakatan antara Basarnas dan pihak maskapai.
&quot;Untuk kegiatan official Basarnas di back up negara. Itu tergantung kesepakatan antara Basarnas dengan pihak maskapai. (Ditambah) ada sumbangan-sumbangan juga dari SKK Migas untuk BBM, dan lain-lain,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8wNi8yMi81ODIyNS8zOTcyNjIxNDYyMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
