<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumahkan 12 Pegawai, Ahok: Jakarta Kelebihan PNS</title><description>Sebanyak 12 orang pemandu bus wisata Jakarta atau Jakarta City Tour harus merasakan ketegasan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns"/><item><title>Rumahkan 12 Pegawai, Ahok: Jakarta Kelebihan PNS</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns</guid><pubDate>Rabu 07 Januari 2015 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns-Ot6nT6tAtS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumahkan 12 Pegawai, Ahok: Jakarta Kelebihan PNS (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/07/338/1088926/rumahkan-12-pegawai-ahok-jakarta-kelebihan-pns-Ot6nT6tAtS.jpg</image><title>Rumahkan 12 Pegawai, Ahok: Jakarta Kelebihan PNS (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Sebanyak 12 orang pemandu bus wisata Jakarta atau Jakarta City Tour harus merasakan ketegasan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Pria yang akrab disapa Ahok itu dengan tegas memecat seluruh tenaga kontrak tersebut karena khawatir mereka nantinya minta dinaikkan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

&quot;Kalau mental seperti itu. Nanti mereka minta jadi PNS. Lha saat ini DKI sudah kelebihan PNS,&quot; kata dia di Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/11/17572/109535_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkap, jumlah PNS yang ada di Ibu Kota sudah melebihi kapasitas. Fakta itu sangat berbeda dengan yang terjadi di beberapa kota di negara lain.

&quot;Di DKI itu ada 70 ribu PNS, 30 ribu honorer, (total) sekira 100 ribu lebih. Bandingkan dengan Kota Manila yang hanya 17 ribu PNS. Bagaimana enggak gendeng, makanya saya ingin pecat-pecatin PNS yang malas,&quot; bebernya.

Suami Veronica Tan itu bahkan menyebut bahwa seorang tenaga kontrak harus tahu diri saat masa tugasnya berakhir. &quot;Pemandu ini dikontrak individual. Kalau kamu dikontrak harus tahu diri, kontrak selesai ya selesai,&quot; tuntas Ahok.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wMS8xNi8yMi81MjE2Ng==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt; (fid)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebanyak 12 orang pemandu bus wisata Jakarta atau Jakarta City Tour harus merasakan ketegasan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Pria yang akrab disapa Ahok itu dengan tegas memecat seluruh tenaga kontrak tersebut karena khawatir mereka nantinya minta dinaikkan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

&quot;Kalau mental seperti itu. Nanti mereka minta jadi PNS. Lha saat ini DKI sudah kelebihan PNS,&quot; kata dia di Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/12/11/17572/109535_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkap, jumlah PNS yang ada di Ibu Kota sudah melebihi kapasitas. Fakta itu sangat berbeda dengan yang terjadi di beberapa kota di negara lain.

&quot;Di DKI itu ada 70 ribu PNS, 30 ribu honorer, (total) sekira 100 ribu lebih. Bandingkan dengan Kota Manila yang hanya 17 ribu PNS. Bagaimana enggak gendeng, makanya saya ingin pecat-pecatin PNS yang malas,&quot; bebernya.

Suami Veronica Tan itu bahkan menyebut bahwa seorang tenaga kontrak harus tahu diri saat masa tugasnya berakhir. &quot;Pemandu ini dikontrak individual. Kalau kamu dikontrak harus tahu diri, kontrak selesai ya selesai,&quot; tuntas Ahok.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wMS8xNi8yMi81MjE2Ng==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt; (fid)
</content:encoded></item></channel></rss>
