<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prancis Diserang, PM Cameron Minta Inggris Waspada</title><description>PM Cameron membahas serangan teroris yang dialami Prancis dan meminta kepada pihak keamanan Inggris untuk selalu waspada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada"/><item><title>Prancis Diserang, PM Cameron Minta Inggris Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2015 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada-KOmY0AiLFD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Inggris Cameron dan Presiden Prancis Hollande. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/12/18/1090869/prancis-diserang-pm-cameron-minta-inggris-waspada-KOmY0AiLFD.jpg</image><title>PM Inggris Cameron dan Presiden Prancis Hollande. (Foto: Reuters)</title></images><description>
LONDON &amp;ndash; Perdana Menteri Inggris David Cameron melakukan rapat dengan agen intelijen dan kepala keamanan. PM Cameron membahas serangan teroris yang dialami Prancis selama pekan kemarin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Prancis memang mengalami serangan teror dalam waktu sepekan. Setelah insiden penyerangan kantor majalah Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang, sang pelaku juga melakukan penyanderaan di wilayah Paris.
Beruntung, pasukan khusus Prancis berhasil melumpuhkan Said dan Cherif Kouachi serta pelaku penyanderaan di supermarket, Amedy Coulibaly. Kini, Kepolisian Prancis masih memburu seorang pelaku perempuan bernama Hayat Boumeddiene.
Setelah bergabung dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan satu juta warga berjalan di Paris, pada Minggu 11 Januari 2015, PM Cameron meminta kepada pihak keamanan untuk waspada terhadap teror serupa di Inggris.
PM Cameron mengatakan Inggris akan menghadapi ancaman yang sama seperti Prancis. Dia takut kelompok ekstremis coba mengganggu keamanan di negaranya.
&quot;Kami harus menghadapinya dengan cara kita sendiri. Tapi juga kami harus kuat dalam menjaga keamanan dari serangan radikal, di mana pun kami menemukannya,&amp;rdquo; katanya, seperti diberitakan ITV, Senin (12/1/2015).
</description><content:encoded>
LONDON &amp;ndash; Perdana Menteri Inggris David Cameron melakukan rapat dengan agen intelijen dan kepala keamanan. PM Cameron membahas serangan teroris yang dialami Prancis selama pekan kemarin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Prancis memang mengalami serangan teror dalam waktu sepekan. Setelah insiden penyerangan kantor majalah Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang, sang pelaku juga melakukan penyanderaan di wilayah Paris.
Beruntung, pasukan khusus Prancis berhasil melumpuhkan Said dan Cherif Kouachi serta pelaku penyanderaan di supermarket, Amedy Coulibaly. Kini, Kepolisian Prancis masih memburu seorang pelaku perempuan bernama Hayat Boumeddiene.
Setelah bergabung dengan Presiden Prancis Francois Hollande dan satu juta warga berjalan di Paris, pada Minggu 11 Januari 2015, PM Cameron meminta kepada pihak keamanan untuk waspada terhadap teror serupa di Inggris.
PM Cameron mengatakan Inggris akan menghadapi ancaman yang sama seperti Prancis. Dia takut kelompok ekstremis coba mengganggu keamanan di negaranya.
&quot;Kami harus menghadapinya dengan cara kita sendiri. Tapi juga kami harus kuat dalam menjaga keamanan dari serangan radikal, di mana pun kami menemukannya,&amp;rdquo; katanya, seperti diberitakan ITV, Senin (12/1/2015).
</content:encoded></item></channel></rss>
