<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Charlie Hebdo Munculkan Kartun Nabi</title><description>Terbukti, dalam terbitan terbaru usai insiden penyerangan yang menewaskan 12 orang, mereka kembali memunculkan kartun Nabi Muhammad.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi"/><item><title>Lagi, Charlie Hebdo Munculkan Kartun Nabi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi</guid><pubDate>Selasa 13 Januari 2015 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi-1biap9rGpJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak kecil memegang tulisan Je Suis Charlie. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/13/18/1091481/lagi-charlie-hebdo-munculkan-kartun-nabi-1biap9rGpJ.jpg</image><title>Anak kecil memegang tulisan Je Suis Charlie. (Foto: Reuters)</title></images><description>
PARIS &amp;ndash; Arah pemberitaan kantor majalah Charlie Hebdo tidak akan berubah. Terbukti, dalam terbitan terbaru usai insiden penyerangan yang menewaskan 12 orang, mereka kembali memunculkan kartun Nabi Muhammad sambil memegang tulisan &quot;Je suis Charlie&quot;.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/08/17967/111996_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diberitakan BBC, Selasa (13/1/2015), majalah tersebut juga menampilkan tulisan &quot;All is forgiven&quot;. Tulisan itu datang setelah Said dan Cherif Kouachi menyerang kantor majalah tersebut di Paris, Prancis. Insiden itu pun menewaskan 12 orang dan melukai 11 lainnya.
Sejak kejadian tersebut, Prancis mengalami berbagai serangan teroris. Di tempat terpisah, empat orang tewas ketika Amedy Coulibaly dan istrinya menguasai sebuah supermarket.
Di Israel, pemakaman juga akan diadakan untuk warga asal Yahudi yang menjadi korban penembakan di supermarket tersebut. Total sebanyak 17 orang menjadi korban tewas dalam serangan teroris sepanjang pekan lalu itu.
Pemerintah Prancis menyiapkan 10.000 pasukan untuk menjaga setiap sudut kota guna mengantisipasi serangan susulan. Jutaan orang pun berkumpul di Paris pada Minggu 11 Januari 2015 untuk memberikan penghormatan kepada para korban.
</description><content:encoded>
PARIS &amp;ndash; Arah pemberitaan kantor majalah Charlie Hebdo tidak akan berubah. Terbukti, dalam terbitan terbaru usai insiden penyerangan yang menewaskan 12 orang, mereka kembali memunculkan kartun Nabi Muhammad sambil memegang tulisan &quot;Je suis Charlie&quot;.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/08/17967/111996_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Seperti diberitakan BBC, Selasa (13/1/2015), majalah tersebut juga menampilkan tulisan &quot;All is forgiven&quot;. Tulisan itu datang setelah Said dan Cherif Kouachi menyerang kantor majalah tersebut di Paris, Prancis. Insiden itu pun menewaskan 12 orang dan melukai 11 lainnya.
Sejak kejadian tersebut, Prancis mengalami berbagai serangan teroris. Di tempat terpisah, empat orang tewas ketika Amedy Coulibaly dan istrinya menguasai sebuah supermarket.
Di Israel, pemakaman juga akan diadakan untuk warga asal Yahudi yang menjadi korban penembakan di supermarket tersebut. Total sebanyak 17 orang menjadi korban tewas dalam serangan teroris sepanjang pekan lalu itu.
Pemerintah Prancis menyiapkan 10.000 pasukan untuk menjaga setiap sudut kota guna mengantisipasi serangan susulan. Jutaan orang pun berkumpul di Paris pada Minggu 11 Januari 2015 untuk memberikan penghormatan kepada para korban.
</content:encoded></item></channel></rss>
