<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisna Mukti Tak Setuju DPR Larang Anggotanya Ngartis</title><description>Krisna Mukti tak sependapat dengan adanya larangan bagi anggota DPR yang bekerja sebagai seorang selebritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis"/><item><title>Krisna Mukti Tak Setuju DPR Larang Anggotanya Ngartis</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2015 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis-cbH1fnCDNS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Krisna Mukti Tak Setuju DPR Larang Anggotanya Ngartis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/01/28/337/1098130/krisna-mukti-tak-setuju-dpr-larang-anggotanya-ngartis-cbH1fnCDNS.jpg</image><title>Krisna Mukti Tak Setuju DPR Larang Anggotanya Ngartis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -Anggota Komisi X DPR Krisna Mukti tak sependapat dengan adanya larangan bagi anggota DPR yang bekerja di luar tugas kedewanan, seperti menjadi seorang selebritis.

&quot;Larangan itu kurang afdol, karena akting adalah salah satu bentuk ekspresi seni para pelakon seperti saya,&quot; kata Krisna kepada Okezone, Selasa (27/1/2015) malam.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta ada rincian yang jelas tentang larangan seorang anggota DPR yang juga berprofesi sebagai pekerja seni seperti dirinya.
&quot;Harusnya lebih diperinci larangan akting seperti apa yang tidak diperbolehkan. Misalnya berperan sebagai penjahat, psikopat, atau karakter antagonis lainnya yang akan merusak kredibilitas sebagai anggota dewan,&quot; ungkapnya.
Larangan itu kata Krisna, juga membelenggu kebebasan ekspresi berkesenian yang merupakan hak manusia yang diberi talenta seni oleh Tuhan.
&quot;Kalau peran-perang yang positif kan malah bagus untuk pencitraan. Dan waktu syutingnya pun harus sesuai aturan jam kerja sidang juga tidak mengganggu kerja serta kinerja sebagai anggota dewan,&quot; pungkasnya. (fmi) 

</description><content:encoded>JAKARTA -Anggota Komisi X DPR Krisna Mukti tak sependapat dengan adanya larangan bagi anggota DPR yang bekerja di luar tugas kedewanan, seperti menjadi seorang selebritis.

&quot;Larangan itu kurang afdol, karena akting adalah salah satu bentuk ekspresi seni para pelakon seperti saya,&quot; kata Krisna kepada Okezone, Selasa (27/1/2015) malam.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta ada rincian yang jelas tentang larangan seorang anggota DPR yang juga berprofesi sebagai pekerja seni seperti dirinya.
&quot;Harusnya lebih diperinci larangan akting seperti apa yang tidak diperbolehkan. Misalnya berperan sebagai penjahat, psikopat, atau karakter antagonis lainnya yang akan merusak kredibilitas sebagai anggota dewan,&quot; ungkapnya.
Larangan itu kata Krisna, juga membelenggu kebebasan ekspresi berkesenian yang merupakan hak manusia yang diberi talenta seni oleh Tuhan.
&quot;Kalau peran-perang yang positif kan malah bagus untuk pencitraan. Dan waktu syutingnya pun harus sesuai aturan jam kerja sidang juga tidak mengganggu kerja serta kinerja sebagai anggota dewan,&quot; pungkasnya. (fmi) 

</content:encoded></item></channel></rss>
