<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sukhoi SU-35 Gantikan F-5 untuk Amankan NKRI</title><description>Sukhoi SU-35 gantikan F-5 untuk amankan NKRI, karena F-5 dianggap sudah tidak layak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri"/><item><title>Sukhoi SU-35 Gantikan F-5 untuk Amankan NKRI</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri</guid><pubDate>Jum'at 06 Februari 2015 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri-QbUDJXecHO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat F-5 (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/06/337/1102355/sukhoi-su-35-gantikan-f-5-untuk-amankan-nkri-QbUDJXecHO.jpg</image><title>Pesawat F-5 (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>
JAKARTA - Pesawat jet tempur F-5 Tiger milik TNI AU dianggap sudah tidak layak. Korps militer udara menginginkan peremajaan guna mengamankan wilayah udara NKRI.
Dari sekian tawaran, pesawat jet super sonic buatan Rusia, Sukhoi SU-35 menjadi kandidat kuat untuk mengganti pesawat produksi Northhrop, Amerika Serikat tersebut.
&quot;Dari hasil kajian, penggantinya ada SU-35 yang kini menempati urutan pertama,&quot; jelas Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (6/2/2015).
Meski demikian, pesawat lain yang juga menjadi pertimbangan ialah dari F-16 buatan Swedia. Penggantian jet tempur F-5 Tiger sendiri, lanjut mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu, masih berupa rencana strategis TNI AU. Saat ini, lanjut Moeldoko, TNI dan Kementerian Pertahanan belum pada proses pemesan Sukhoi SU-35.
&quot;Tawaran lain kita pakai F-16, tapi anggaran belum (dibahas) karena nilai tukar rupiah juga masih fluktuatif terhadap dolar,&quot; jelas Moeldoko.
Sebelumnya, usai memimpin rapat pimpinan TNI AU, beberapa waktu lalu, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal Agus Supriatna sempat mengungkapkan bahwa Sukhoi SU-35 memenuhi spesifikasi untuk melengkapi kekuatan alutsista prajuritnya. Alasannya, kata dia, karena pesawat produksi negeri beruang madu itu termasuk jenis pesawat tempur generasi IV.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pesawat jet tempur F-5 Tiger milik TNI AU dianggap sudah tidak layak. Korps militer udara menginginkan peremajaan guna mengamankan wilayah udara NKRI.
Dari sekian tawaran, pesawat jet super sonic buatan Rusia, Sukhoi SU-35 menjadi kandidat kuat untuk mengganti pesawat produksi Northhrop, Amerika Serikat tersebut.
&quot;Dari hasil kajian, penggantinya ada SU-35 yang kini menempati urutan pertama,&quot; jelas Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (6/2/2015).
Meski demikian, pesawat lain yang juga menjadi pertimbangan ialah dari F-16 buatan Swedia. Penggantian jet tempur F-5 Tiger sendiri, lanjut mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu, masih berupa rencana strategis TNI AU. Saat ini, lanjut Moeldoko, TNI dan Kementerian Pertahanan belum pada proses pemesan Sukhoi SU-35.
&quot;Tawaran lain kita pakai F-16, tapi anggaran belum (dibahas) karena nilai tukar rupiah juga masih fluktuatif terhadap dolar,&quot; jelas Moeldoko.
Sebelumnya, usai memimpin rapat pimpinan TNI AU, beberapa waktu lalu, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal Agus Supriatna sempat mengungkapkan bahwa Sukhoi SU-35 memenuhi spesifikasi untuk melengkapi kekuatan alutsista prajuritnya. Alasannya, kata dia, karena pesawat produksi negeri beruang madu itu termasuk jenis pesawat tempur generasi IV.
</content:encoded></item></channel></rss>
