<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geser Pagar Istana Bogor, Bima Arya Bentuk Tim Khusus</title><description>Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, membentuk tim khusus untuk  melakukan penataan di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus"/><item><title>Geser Pagar Istana Bogor, Bima Arya Bentuk Tim Khusus</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus</guid><pubDate>Minggu 08 Februari 2015 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Yudhi Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus-onR2wsfjJO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bima Arya (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/08/338/1103087/geser-pagar-istana-bogor-bima-arya-bentuk-tim-khusus-onR2wsfjJO.jpg</image><title>Bima Arya (Dok Okezone)</title></images><description>
BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, membentuk tim khusus untuk melakukan penataan di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor. Konsep penataan tersebut termasuk rencana penggeseran pagar Istana Bogor.
&quot;Kemarin saat ketemu dengan Mensesneg, Pak Pratikno, teknis antara pelebaran pedestrian, pengaturan lalulintas, termasuk menggeser posisi pagar (Istana Bogor) masih harus dikaji lagi dan kami sepakat melanjutkan pembahasan, bahkan Setneg usul segera membentuk tim khusus untuk melakukan pengkajian,&quot; kata Bima, Minggu (9/2/2015).
Ia membeberkan, tim khusus tersebut datang dari Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementrian Pariwisata. Tim khusus tersebut nantinya mengkaji dan menyusun konsep secara keseluruhan.
Selain itu, tim akan membahas pengelolaan Balai Kitri yang ada di lingkup Istana Bogor, yang menjadi  salah satu destinasi wisata yang bisa diakses masyarakat umum dan jika memungkinkan pengelolaannya dilakukan Pemerintah Kota Bogor. &quot;Nanti juga kita akan melakukan dengar pendapat dengan tokoh masyarakat. Karena, penataan ini mempertimbangkan faktor sosial budaya, teknis dan lainnya,&quot; tuturnya.
Ia mengatakan pelaksanaan penataan tersebut bisa segera dimulai, tergantung kesiapan anggaran. Pelebaran pedestrian dari Tugu Kujang hingga Depan Mal Pangrango selebar 5 meter diperkirakan membutuhkan anggaran Rp6,7 miliar.
</description><content:encoded>
BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, membentuk tim khusus untuk melakukan penataan di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor. Konsep penataan tersebut termasuk rencana penggeseran pagar Istana Bogor.
&quot;Kemarin saat ketemu dengan Mensesneg, Pak Pratikno, teknis antara pelebaran pedestrian, pengaturan lalulintas, termasuk menggeser posisi pagar (Istana Bogor) masih harus dikaji lagi dan kami sepakat melanjutkan pembahasan, bahkan Setneg usul segera membentuk tim khusus untuk melakukan pengkajian,&quot; kata Bima, Minggu (9/2/2015).
Ia membeberkan, tim khusus tersebut datang dari Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementrian Pariwisata. Tim khusus tersebut nantinya mengkaji dan menyusun konsep secara keseluruhan.
Selain itu, tim akan membahas pengelolaan Balai Kitri yang ada di lingkup Istana Bogor, yang menjadi  salah satu destinasi wisata yang bisa diakses masyarakat umum dan jika memungkinkan pengelolaannya dilakukan Pemerintah Kota Bogor. &quot;Nanti juga kita akan melakukan dengar pendapat dengan tokoh masyarakat. Karena, penataan ini mempertimbangkan faktor sosial budaya, teknis dan lainnya,&quot; tuturnya.
Ia mengatakan pelaksanaan penataan tersebut bisa segera dimulai, tergantung kesiapan anggaran. Pelebaran pedestrian dari Tugu Kujang hingga Depan Mal Pangrango selebar 5 meter diperkirakan membutuhkan anggaran Rp6,7 miliar.
</content:encoded></item></channel></rss>
