<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tony Abbott Batal Lengser</title><description>
PM Australia Tony Abbott batal dilengserkan parlemen Australia setelah Partai Liberal menolak mendukung mosi penurunan Abbott.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser"/><item><title>Tony Abbott Batal Lengser</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser</guid><pubDate>Senin 09 Februari 2015 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser-D4zVp278Je.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Australia Tony Abbott bersama pendukungnya di Gedung Parlemen Australia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/09/18/1103213/tony-abbott-batal-lengser-D4zVp278Je.jpg</image><title>PM Australia Tony Abbott bersama pendukungnya di Gedung Parlemen Australia. (Foto: Reuters)</title></images><description>
SYDNEY &amp;ndash; Perdana Menteri Australia Tony Abbott selamat dari ancaman pemecatan dirinya oleh parlemen Australia. Kepastian ini didapat setelah Partai Liberal yang berkuasa menolak mendukung mosi untuk menurunkan Abbott. Dalam pemungutan suara di tempat yang dirahasiakan, Abbott mendapat 61 suara berbanding 39 suara.

Meskipun begitu, konsensus memperlihatkan banyak suara yang mendukung penurunan Abbott. Artinya, posisi Abbott sebagai perdana menteri tetap terancam karena kurangnya dukungan parlemen.

&quot;Hal ini menunjukkan kepada saya bahwa ketidakstabilan masih tetap berlangsung, karena 40 persen dari partai Anda menunjukkan ketidakpercayaan kepada Anda,&quot; kata profesor ilmu politik emeritus di Universitas Sydney, Rod Tiffen, kepada Reuters, Senin (9/2/2015).

Tiffen percaya bahwa spekulasi mengenai kepemimpinan Australia masih akan menjadi agenda politik Australia hingga Abbott benar-benar mundur dari jabatannya.

Mosi untuk menurunkan Abbott dikedepankan pada Jumat lalu oleh seorang anggota parlemen dari Australia Barat. Mosi ini muncul setelah banyaknya kritik mengenai kepemimpinan Abbott. Jika Abbott berhasil dilengserkan, maka penggantinya akan menjadi perdana menteri Australia keenam dalam delapan tahun terakhir.
</description><content:encoded>
SYDNEY &amp;ndash; Perdana Menteri Australia Tony Abbott selamat dari ancaman pemecatan dirinya oleh parlemen Australia. Kepastian ini didapat setelah Partai Liberal yang berkuasa menolak mendukung mosi untuk menurunkan Abbott. Dalam pemungutan suara di tempat yang dirahasiakan, Abbott mendapat 61 suara berbanding 39 suara.

Meskipun begitu, konsensus memperlihatkan banyak suara yang mendukung penurunan Abbott. Artinya, posisi Abbott sebagai perdana menteri tetap terancam karena kurangnya dukungan parlemen.

&quot;Hal ini menunjukkan kepada saya bahwa ketidakstabilan masih tetap berlangsung, karena 40 persen dari partai Anda menunjukkan ketidakpercayaan kepada Anda,&quot; kata profesor ilmu politik emeritus di Universitas Sydney, Rod Tiffen, kepada Reuters, Senin (9/2/2015).

Tiffen percaya bahwa spekulasi mengenai kepemimpinan Australia masih akan menjadi agenda politik Australia hingga Abbott benar-benar mundur dari jabatannya.

Mosi untuk menurunkan Abbott dikedepankan pada Jumat lalu oleh seorang anggota parlemen dari Australia Barat. Mosi ini muncul setelah banyaknya kritik mengenai kepemimpinan Abbott. Jika Abbott berhasil dilengserkan, maka penggantinya akan menjadi perdana menteri Australia keenam dalam delapan tahun terakhir.
</content:encoded></item></channel></rss>
