<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Balik Rencana Putin Kunjungi Sekutu AS </title><description>Berkunjungnya Putin ke negara yang terkenal dengan piramida itu ditujukan guna memperkuat hubungan dengan Mesir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as"/><item><title>Di Balik Rencana Putin Kunjungi Sekutu AS </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as</guid><pubDate>Selasa 10 Februari 2015 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as-4ibvyjVpii.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vladimir Putin bertemu Presiden Mesir. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/10/18/1103953/di-balik-rencana-putin-kunjungi-sekutu-as-4ibvyjVpii.jpg</image><title>Vladimir Putin bertemu Presiden Mesir. (Foto: Reuters)</title></images><description>
KAIRO &amp;ndash; Presiden Rusia Vladimir Putin terbang ke Mesir dalam rangka kunjungan selama dua hari. Berkunjungnya Putin ke negara yang terkenal dengan piramida itu ditujukan guna memperkuat hubungan kedua negara sekaligus mengirim pesan kepada dunia internasional, khususnya Amerika Serikat (AS).
Saat diplomat Rusia dan negara-negara Barat berusaha mencapai kesepakatan damai mengenai konflik di Ukraina, Putin dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan Pemerintah Mesir.
Pertemuan tersebut akan membahas mengenai rencana Rusia dan Mesir dalam mengganti penggunaan mata uang AS di perdagangan bilateral kedua negara. Kerjasama kedua negara juga dikabarkan menjadi agenda dalam pertemuan tersebut.
Para pengamat menduga bahwa pertemuan kedua negara bertujuan mengirimkan pesan kepada komunitas internasional bahwa politik luar negeri mereka tidak dapat dikekang dan didikte oleh pihak lain.
&amp;ldquo;Dia menunjukkan sama sekali tidak terisolasi. Pertemuan ini juga sebagai cara Putin untuk mendesak AS, karena Kairo merupakan sekutu dari AS,&amp;rdquo; kata Ben Judah, penulis buku tentang Putin, seperti dilansir The Guardian, Selasa (10/2/2015).
Pihak Mesir kemungkinan mengharapkan adanya perdagangan senjata dalam skala kecil dengan Rusia. Selain itu, juga menunjukkan bahwa Mesir tidak dikekang dan merasa berutang budi pada kebijakan luar negeri AS.
&amp;ldquo;Akan ada keuntungan secara politik dengan menunjukkan bahwa mereka tidak perlu bergantung dan terikat kepada AS, mereka dapat berpaling ke China atau Rusia,&amp;rdquo; kata analis Mesir dari Universitas Harvard, HA Hellyer.
Meski mendukung Pemerintah Mesir, sikap AS yang menunda pengiriman beberapa helikopter Apache telah membuat Mesir berang. Hal itu membuat Mesir berharap bahwa Rusia dapat menggantikan posisi AS di masa depan.
</description><content:encoded>
KAIRO &amp;ndash; Presiden Rusia Vladimir Putin terbang ke Mesir dalam rangka kunjungan selama dua hari. Berkunjungnya Putin ke negara yang terkenal dengan piramida itu ditujukan guna memperkuat hubungan kedua negara sekaligus mengirim pesan kepada dunia internasional, khususnya Amerika Serikat (AS).
Saat diplomat Rusia dan negara-negara Barat berusaha mencapai kesepakatan damai mengenai konflik di Ukraina, Putin dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan Pemerintah Mesir.
Pertemuan tersebut akan membahas mengenai rencana Rusia dan Mesir dalam mengganti penggunaan mata uang AS di perdagangan bilateral kedua negara. Kerjasama kedua negara juga dikabarkan menjadi agenda dalam pertemuan tersebut.
Para pengamat menduga bahwa pertemuan kedua negara bertujuan mengirimkan pesan kepada komunitas internasional bahwa politik luar negeri mereka tidak dapat dikekang dan didikte oleh pihak lain.
&amp;ldquo;Dia menunjukkan sama sekali tidak terisolasi. Pertemuan ini juga sebagai cara Putin untuk mendesak AS, karena Kairo merupakan sekutu dari AS,&amp;rdquo; kata Ben Judah, penulis buku tentang Putin, seperti dilansir The Guardian, Selasa (10/2/2015).
Pihak Mesir kemungkinan mengharapkan adanya perdagangan senjata dalam skala kecil dengan Rusia. Selain itu, juga menunjukkan bahwa Mesir tidak dikekang dan merasa berutang budi pada kebijakan luar negeri AS.
&amp;ldquo;Akan ada keuntungan secara politik dengan menunjukkan bahwa mereka tidak perlu bergantung dan terikat kepada AS, mereka dapat berpaling ke China atau Rusia,&amp;rdquo; kata analis Mesir dari Universitas Harvard, HA Hellyer.
Meski mendukung Pemerintah Mesir, sikap AS yang menunda pengiriman beberapa helikopter Apache telah membuat Mesir berang. Hal itu membuat Mesir berharap bahwa Rusia dapat menggantikan posisi AS di masa depan.
</content:encoded></item></channel></rss>
