<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Indonesia Disanjung Sebagai Negara Toleran</title><description>Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa di mata negara lain, Indonesia adalah negara yang torelan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran"/><item><title>Jokowi: Indonesia Disanjung Sebagai Negara Toleran</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran</guid><pubDate>Rabu 11 Februari 2015 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran-BbDhW1sfMi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Jusuf Kalla (foto: Haru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/11/337/1104432/jokowi-indonesia-disanjung-sebagai-negara-toleran-BbDhW1sfMi.jpg</image><title>Jokowi dan Jusuf Kalla (foto: Haru Haryono/Okezone)</title></images><description>
YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa di mata negara lain, Indonesia adalah negara yang torelan. Pasalnya, di negara ini kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik.

&quot;Saat bertemu dengan Kepala Negara, mereka menyampaikan kalau kita negara toleran, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,&quot; kata Jokowi dalam penutupan Kongres Umat Islam Indonesia ke-VI di Yogyakarta, Rabu (11/2/2015).

Jokowi juga menyebut banyak keuntungan yang diperoleh dengan predikat 'toleran' tersebut. &quot;Di negara barat ada goncangan ekonomi, di Tengah (Timur Tengah) ada goncangan toleransi, sedangkan kita justru berada di tengah-tengah dengan memiliki tingkat toleransi yang tinggi,&quot; katanya.

Kerukunan umat yang ada di Indonesia, kata Jokowi, bisa menjadikan bangsa ini sebagai contoh perekat jalinan kerukunan. Hidup berdampingan tanpa ada gesekan menjadikan bangsa ini disanjung oleh negara lain.

&quot;Kita selalu mengambil jalan tengah, jadi tidak ada ekstrimisme-ektrimisme yang terjadi, berbeda dengan negara lain,&quot; imbuhnya.

Jokowi mengajak agar terus menjaga kerukunan umat. Sikap individualisme ataupun mementingkan diri sendiri dan golongan seminimal mungkin dihindarkan.

</description><content:encoded>
YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa di mata negara lain, Indonesia adalah negara yang torelan. Pasalnya, di negara ini kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik.

&quot;Saat bertemu dengan Kepala Negara, mereka menyampaikan kalau kita negara toleran, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,&quot; kata Jokowi dalam penutupan Kongres Umat Islam Indonesia ke-VI di Yogyakarta, Rabu (11/2/2015).

Jokowi juga menyebut banyak keuntungan yang diperoleh dengan predikat 'toleran' tersebut. &quot;Di negara barat ada goncangan ekonomi, di Tengah (Timur Tengah) ada goncangan toleransi, sedangkan kita justru berada di tengah-tengah dengan memiliki tingkat toleransi yang tinggi,&quot; katanya.

Kerukunan umat yang ada di Indonesia, kata Jokowi, bisa menjadikan bangsa ini sebagai contoh perekat jalinan kerukunan. Hidup berdampingan tanpa ada gesekan menjadikan bangsa ini disanjung oleh negara lain.

&quot;Kita selalu mengambil jalan tengah, jadi tidak ada ekstrimisme-ektrimisme yang terjadi, berbeda dengan negara lain,&quot; imbuhnya.

Jokowi mengajak agar terus menjaga kerukunan umat. Sikap individualisme ataupun mementingkan diri sendiri dan golongan seminimal mungkin dihindarkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
