<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lia Eden Berdoa untuk KPK</title><description>Lia Eden berdoa untuk KPK. Dia datang ke gedung antirasuah itu bersama dengan 17 jemaatnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk"/><item><title>Lia Eden Berdoa untuk KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk</guid><pubDate>Senin 16 Februari 2015 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk-hA3m45GiPl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lia Eden (Foto: Gunawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/16/337/1106497/lia-eden-berdoa-untuk-kpk-hA3m45GiPl.jpg</image><title>Lia Eden (Foto: Gunawan/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Puluhan jemaat Kerajaan Tuhan mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyampaikan keprihatinannya terkait masalah yang dihadapi lembaga antirasuah tersebut.
Ketua Jemaat Kerajaan Tuhan, Lia Aminudin alias Lia Eden mengatakan, selain manyampaikan keprihatinannya, dirinya juga melakukan ritual doa untuk lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad agar tabah atas polemik yang sedang melanda KPK.
&quot;Maka dari itu kami datang dan berdoa kepada Tuhan, agar turun tangan langsung menyelesaikan masalah ini,&quot; ujar Lia di Gedung KPK, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (16/2/2015).
Lia yang datang mengunakan pakaian serba putih bersama 17 jemaatnya itu mengatakan, alasan dirinya meminta pertolongan Tuhan, karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa berbuat banyak terkait polemik antara KPK dengan Polri.
&quot;Ya ini kan permasalahan yang berat sekali. Presiden juga manusia,&quot; katanya.
Lia berpesan kepada Presiden Jokowi untuk tidak tersandera pada kepentingan politik dalam menyelesaikan kisruh KPK-Polri. Karena sepenglihatannya, Jokowi sedang gundah gulana dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
&quot;Berusaha untuk menyelesaikan masalah Indonesia tapi ya terjepit dengan masalah dilema politik,&quot; tegasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMi8xNi8yMi81OTI0NC80MDU4MzgzNDIzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Puluhan jemaat Kerajaan Tuhan mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyampaikan keprihatinannya terkait masalah yang dihadapi lembaga antirasuah tersebut.
Ketua Jemaat Kerajaan Tuhan, Lia Aminudin alias Lia Eden mengatakan, selain manyampaikan keprihatinannya, dirinya juga melakukan ritual doa untuk lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad agar tabah atas polemik yang sedang melanda KPK.
&quot;Maka dari itu kami datang dan berdoa kepada Tuhan, agar turun tangan langsung menyelesaikan masalah ini,&quot; ujar Lia di Gedung KPK, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (16/2/2015).
Lia yang datang mengunakan pakaian serba putih bersama 17 jemaatnya itu mengatakan, alasan dirinya meminta pertolongan Tuhan, karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa berbuat banyak terkait polemik antara KPK dengan Polri.
&quot;Ya ini kan permasalahan yang berat sekali. Presiden juga manusia,&quot; katanya.
Lia berpesan kepada Presiden Jokowi untuk tidak tersandera pada kepentingan politik dalam menyelesaikan kisruh KPK-Polri. Karena sepenglihatannya, Jokowi sedang gundah gulana dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
&quot;Berusaha untuk menyelesaikan masalah Indonesia tapi ya terjepit dengan masalah dilema politik,&quot; tegasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMi8xNi8yMi81OTI0NC80MDU4MzgzNDIzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
