<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tunda Eksekusi Mati, Menlu Aussie Apresiasi Indonesia</title><description>Pemerintah Australia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia,karena menunda eksekusi mati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia"/><item><title>Tunda Eksekusi Mati, Menlu Aussie Apresiasi Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia</guid><pubDate>Kamis 19 Februari 2015 17:59 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia-LyjC5jU7gZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andrew Chan dan Myuran Sukumaran menanti eksekusi mati (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/02/19/337/1108057/tunda-eksekusi-mati-menlu-aussie-apresiasi-indonesia-LyjC5jU7gZ.jpg</image><title>Andrew Chan dan Myuran Sukumaran menanti eksekusi mati (Foto: AFP)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah Australia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia, karena telah menunda pelaksanaan hukuman mati terhadap bandar narkoba Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.
&quot;Pemerintah Australia melalui Menteri Luar Negeri menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia, karena menunda pelaksanaan hukuman mati eksekusi tersebut,&quot; ujar Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (19/2/2015).
Pemerintah Indonesia, telah menunda eksekusi terhadap terpidana mati yang juga warga negara Australia itu.
&quot;Pak JK juga sampaikan bahwa memang pemerintah Indonesia menunda pelaksanaan itu, mungkin tiga minggu atau sebulan. Dan juga ada aspek teknis yang harus dipersiapkan sebelum hal itu dilakukan (eksekusi mati),&quot; tuturnya.
Selain itu, pemerintah Australia siap untuk bekerjasama dengan Indonesia untuk memerangi masalah peredaran narkoba. &quot;Karena Australia juga korban dari masalah-masalah seperti ini,&quot; lanjutnya.

JK, kata dia, meminta kepada masyarakat Australia untuk memahami sikap dan menghormati aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
&quot;Apalagi karena kita ini banyak jadi korban narkoba. Kemudian, Pak JK juga sampaikan kesiapan untuk saling meningkatkan kerja sama untuk mengurangi peredaran narkotika,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah Australia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia, karena telah menunda pelaksanaan hukuman mati terhadap bandar narkoba Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.
&quot;Pemerintah Australia melalui Menteri Luar Negeri menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia, karena menunda pelaksanaan hukuman mati eksekusi tersebut,&quot; ujar Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (19/2/2015).
Pemerintah Indonesia, telah menunda eksekusi terhadap terpidana mati yang juga warga negara Australia itu.
&quot;Pak JK juga sampaikan bahwa memang pemerintah Indonesia menunda pelaksanaan itu, mungkin tiga minggu atau sebulan. Dan juga ada aspek teknis yang harus dipersiapkan sebelum hal itu dilakukan (eksekusi mati),&quot; tuturnya.
Selain itu, pemerintah Australia siap untuk bekerjasama dengan Indonesia untuk memerangi masalah peredaran narkoba. &quot;Karena Australia juga korban dari masalah-masalah seperti ini,&quot; lanjutnya.

JK, kata dia, meminta kepada masyarakat Australia untuk memahami sikap dan menghormati aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
&quot;Apalagi karena kita ini banyak jadi korban narkoba. Kemudian, Pak JK juga sampaikan kesiapan untuk saling meningkatkan kerja sama untuk mengurangi peredaran narkotika,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
