<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan</title><description>Bamsoet mengaku, saat ini masih terus dilakukan pengumpulan tanda tangan anggota DPR dari tiap fraksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan"/><item><title>Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan</guid><pubDate>Minggu 01 Maret 2015 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan-NtxQ2euzib.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/01/337/1112094/bamsoet-target-interpelasi-jokowi-dilakukan-bulan-depan-NtxQ2euzib.jpg</image><title>Bamsoet Target Interpelasi Jokowi Dilakukan Bulan Depan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rencana interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seolah meredup. Pasalnya, sudah memasuki masa reses sidang ke II, DPR masih belum merealisasikan wacana yang sebelumnya begitu gencar dilakukan terutama dari anggota dewan yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP).
&amp;nbsp;

Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menepis kalau wacana untuk melakukan interpelasi terhadap Presiden Jokowi dilupakan. Saat ini, bersama anggota dewan lainnya masih terus melakukan pengumpulan tanda tangan dukungan.&amp;nbsp;
&quot;Soal interpelasi lanjut. Kita masih tunggu PD (Partai Demokrat),&quot; ujarnya kepada Okezone, Minggu (1/3/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/13/18489/115387_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Bamsoet sapaan akrabnya menegaskan, untuk melakukan interpelasi menargetkan mengumpulkan sebanyak tiga ratus tanda tangan anggota dewan dari banyak fraksi.
&quot;Ya kita targetkan lebih dari tiga ratus, kalau tidak salah baru 220-an. Tinggal sebagian PPP dan PD seluruhnya. Fraksi lainnya full tanda tangan,&quot; tuturnya.
Bamsoet mengaku, perlu mengumpulkan banyak tanda tangan supaya ketika di paripurna hak tersebut bisa disetujui. Dia mengaku, paling lambat hak interpelasi akan dilakukan satu bulan mendatang.
&quot;Kita enggak mau kalah lagi di paripurna. Jadi kita harus pastikan didukungan  tanda tangan. Bulan depan (dilakukan interpelasi),&quot; pungkasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8xNi8yMi81ODQzOS8zOTkyNzEzNjI0MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seolah meredup. Pasalnya, sudah memasuki masa reses sidang ke II, DPR masih belum merealisasikan wacana yang sebelumnya begitu gencar dilakukan terutama dari anggota dewan yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP).
&amp;nbsp;

Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menepis kalau wacana untuk melakukan interpelasi terhadap Presiden Jokowi dilupakan. Saat ini, bersama anggota dewan lainnya masih terus melakukan pengumpulan tanda tangan dukungan.&amp;nbsp;
&quot;Soal interpelasi lanjut. Kita masih tunggu PD (Partai Demokrat),&quot; ujarnya kepada Okezone, Minggu (1/3/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/13/18489/115387_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Bamsoet sapaan akrabnya menegaskan, untuk melakukan interpelasi menargetkan mengumpulkan sebanyak tiga ratus tanda tangan anggota dewan dari banyak fraksi.
&quot;Ya kita targetkan lebih dari tiga ratus, kalau tidak salah baru 220-an. Tinggal sebagian PPP dan PD seluruhnya. Fraksi lainnya full tanda tangan,&quot; tuturnya.
Bamsoet mengaku, perlu mengumpulkan banyak tanda tangan supaya ketika di paripurna hak tersebut bisa disetujui. Dia mengaku, paling lambat hak interpelasi akan dilakukan satu bulan mendatang.
&quot;Kita enggak mau kalah lagi di paripurna. Jadi kita harus pastikan didukungan  tanda tangan. Bulan depan (dilakukan interpelasi),&quot; pungkasnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8xNi8yMi81ODQzOS8zOTkyNzEzNjI0MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
