<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gajah &quot;Spesial&quot; di Thailand Dapat Kaki Baru</title><description>Seekor gajah berkaki tiga, Mosha, di Thailand akhirnya menerima kaki buatan setelah menunggu selama delapan tahun tidak bisa berjalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/18/1112901/gajah-spesial-di-thailand-dapat-kaki-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/03/18/1112901/gajah-spesial-di-thailand-dapat-kaki-baru"/><item><title>Gajah &quot;Spesial&quot; di Thailand Dapat Kaki Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/18/1112901/gajah-spesial-di-thailand-dapat-kaki-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/03/18/1112901/gajah-spesial-di-thailand-dapat-kaki-baru</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2015 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/03/18/1112901/gajah-berkaki-tiga-akhirnya-dapat-kaki-baru-obZ2hIfrzB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gajah Berkaki Tiga di Thailand (Foto: Mirror)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/03/18/1112901/gajah-berkaki-tiga-akhirnya-dapat-kaki-baru-obZ2hIfrzB.jpg</image><title>Gajah Berkaki Tiga di Thailand (Foto: Mirror)</title></images><description>LAMPANG &amp;ndash; Seekor gajah berkaki tiga bernama Mosha di Thailand akhirnya mendapat kaki buatan. Hal ini pun membuat dia dapat berjalan lagi setelah menunggu selama delapan tahun. Diketahui, tim dokter di Rumah Sakit Provinsi Lampang, Thailand, membuat kaki buatan tersebut khusus untuk Mosha.

Seperti dilansir Mirror, Selasa (3/3/2015), Mosha merupakan gajah berusia sembilan tahun. Pada 2006, ia tidak sengaja menginjak sebuah ranjau darat di Thailand. Ketika itu, usianya baru tujuh bulan. Hal tersebut yang membuat Mosha dijuluki gajah berkaki tiga di Thailand.
Pada 2014, Mosha dibawa oleh pemerhati hewan ke MaeYao National Reserve di Provinsi Lampang, Thailand. Di sana, kaki Mosha dioperasi untuk disambungkan ke kaki buatan yang dirancang tim dokter Rumah Sakit Lampang khusus untuknya agar punya kesempatan bisa berjalan lagi.
Setelah mendapat kaki buatan, Mosha terlihat cepat beradaptasi dengan menggerakkan sedikit demi sedikit kaki depannya.
&amp;ldquo;Mosha mungkin perlu beberapa hari untuk dapat berjalan normal, namun saya pikir ia akan cepat beradaptasi. Saya pikir dia terlihat senang mendapat kaki barunya, itu terlihat saat dia menyemprotkan pasir di atas punggungnya,&amp;rdquo; ujar salah satu dokter Rumah Sakit Lampang.
</description><content:encoded>LAMPANG &amp;ndash; Seekor gajah berkaki tiga bernama Mosha di Thailand akhirnya mendapat kaki buatan. Hal ini pun membuat dia dapat berjalan lagi setelah menunggu selama delapan tahun. Diketahui, tim dokter di Rumah Sakit Provinsi Lampang, Thailand, membuat kaki buatan tersebut khusus untuk Mosha.

Seperti dilansir Mirror, Selasa (3/3/2015), Mosha merupakan gajah berusia sembilan tahun. Pada 2006, ia tidak sengaja menginjak sebuah ranjau darat di Thailand. Ketika itu, usianya baru tujuh bulan. Hal tersebut yang membuat Mosha dijuluki gajah berkaki tiga di Thailand.
Pada 2014, Mosha dibawa oleh pemerhati hewan ke MaeYao National Reserve di Provinsi Lampang, Thailand. Di sana, kaki Mosha dioperasi untuk disambungkan ke kaki buatan yang dirancang tim dokter Rumah Sakit Lampang khusus untuknya agar punya kesempatan bisa berjalan lagi.
Setelah mendapat kaki buatan, Mosha terlihat cepat beradaptasi dengan menggerakkan sedikit demi sedikit kaki depannya.
&amp;ldquo;Mosha mungkin perlu beberapa hari untuk dapat berjalan normal, namun saya pikir ia akan cepat beradaptasi. Saya pikir dia terlihat senang mendapat kaki barunya, itu terlihat saat dia menyemprotkan pasir di atas punggungnya,&amp;rdquo; ujar salah satu dokter Rumah Sakit Lampang.
</content:encoded></item></channel></rss>
