<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswi SMKN 1 Tewas Dijerat Jilbab Saat Pacaran di Pemakaman China</title><description>Usai membunuh, pelaku kemudian menyeret tubuh siswi itu ke semak-semak agar tidak diketahui warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china"/><item><title>Siswi SMKN 1 Tewas Dijerat Jilbab Saat Pacaran di Pemakaman China</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2015 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Ispranoto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china-5s2o8IpfGb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswi SMKN 1 tewas dijerat jilbab saat pacaran di pemakaman China (foto : ilustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/03/340/1112939/siswi-smkn-1-tewas-dijerat-jilbab-saat-pacaran-di-pemakaman-china-5s2o8IpfGb.jpg</image><title>Siswi SMKN 1 tewas dijerat jilbab saat pacaran di pemakaman China (foto : ilustrasi Okezone)</title></images><description>
BANDUNG &amp;ndash; Pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan terhadap Yusi Husaeni (18) yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, W, pada Rabu, 25 Februari 2015.  Polisi menduga siswi SMKN 1 Kota Bandung itu dihabisi kekasihnya mengunakan hijab dan jaket saat bermesraan di Pemakaman China Cikadut.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR Yoyol, mengatakan, W melakukan pembunuhan saat hari pertama korban meninggalkan rumah di hari pertama.
&amp;ldquo;Jadi korban ini dibawa ke Pemakaman China Cikadut untuk pacaran. Disitu lah lokasi korban dibunuh oleh W,&amp;rdquo; jelas Yoyol, Senin (2/3/2015).
Saat di lokasi, W membunuh Yusi dengan cara mencekiknya menggunakan hijab (jilbab) dan jaket yang dikenakan korban. Setelah itu, Yusi yang sudah tak bernyawa diseret ke semak-semak agar jasadnya tak diketahui.
Usai melakukan pembunuhan, W lalu mengambil sejumlah barang berharap milik korban seperti perhiasan, HP, dan motor. Bahkan beberapa barang seperti perhiasan dan HP milik Yusi telah dijual oleh W, sementara motor belum sempat terjual.
&amp;ldquo;Dari pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual. Tapi untuk jelasnya kita tunggu hasil pemeriksaan forensik dokter,&amp;rdquo; katanya.
Disinggung soal motif, Yoyol mengaku, belum bisa memastikannya. Pasalnya sejauh ini W telah tiga kali berganti-ganti alibi.
&amp;ldquo;Tapi sementara simpulannya adalah dendam,&amp;rdquo; tukasnya.
</description><content:encoded>
BANDUNG &amp;ndash; Pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan terhadap Yusi Husaeni (18) yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, W, pada Rabu, 25 Februari 2015.  Polisi menduga siswi SMKN 1 Kota Bandung itu dihabisi kekasihnya mengunakan hijab dan jaket saat bermesraan di Pemakaman China Cikadut.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR Yoyol, mengatakan, W melakukan pembunuhan saat hari pertama korban meninggalkan rumah di hari pertama.
&amp;ldquo;Jadi korban ini dibawa ke Pemakaman China Cikadut untuk pacaran. Disitu lah lokasi korban dibunuh oleh W,&amp;rdquo; jelas Yoyol, Senin (2/3/2015).
Saat di lokasi, W membunuh Yusi dengan cara mencekiknya menggunakan hijab (jilbab) dan jaket yang dikenakan korban. Setelah itu, Yusi yang sudah tak bernyawa diseret ke semak-semak agar jasadnya tak diketahui.
Usai melakukan pembunuhan, W lalu mengambil sejumlah barang berharap milik korban seperti perhiasan, HP, dan motor. Bahkan beberapa barang seperti perhiasan dan HP milik Yusi telah dijual oleh W, sementara motor belum sempat terjual.
&amp;ldquo;Dari pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual. Tapi untuk jelasnya kita tunggu hasil pemeriksaan forensik dokter,&amp;rdquo; katanya.
Disinggung soal motif, Yoyol mengaku, belum bisa memastikannya. Pasalnya sejauh ini W telah tiga kali berganti-ganti alibi.
&amp;ldquo;Tapi sementara simpulannya adalah dendam,&amp;rdquo; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
