<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diusir Gubernur Bengkulu, Ini Jawaban Kepala Bandara</title><description>Indar menjelaskan, bekerja sesuai dengan masterplan. Sehingga, jika Gubernur Bengkulu ingin mengusirnya dari Bengkulu tidak masalah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara"/><item><title>Diusir Gubernur Bengkulu, Ini Jawaban Kepala Bandara</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2015 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara-yHt4bZSVHv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/03/340/1113248/diusir-gubernur-bengkulu-ini-jawaban-kepala-bandara-yHt4bZSVHv.jpg</image><title></title></images><description>BENGKULU - Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo menepis statement Gubernur Bengkulu Junaidi Hamysah, yang mengatakan dirinya tidak mendukung pembangunan Bengkulu, terkait pembangunan Bandara.
Ia mengatakan, masalah masterplan pembangunan bandara tersebut sampai sekarang belum ditandatangi oleh Menteri Perhubungan. Sebab, masih menunggu surat rekomendasi dari Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, setelah itu baru bisa disahkan oleh Menteri Perhubungan.
''Sebenarnya beliau (Gubernur Bengkulu) sudah merekomendasikan masalah masterplan itu. Tapi, kayaknya beliau tidak baca. Ini ada kesalahpahaman saja,'' kata Indar, Selasa (3/3/2015).
Menanggapi masalah pengusiran Gubernur Bengkulu, Indar menjelaskan, dirinya bekerja sesuai dengan masterplan. Bahkan, tambah dia, jika Gubernur Bengkulu ingin mengusirnya dari Bengkulu tidak masalah. ''Kalau beliau mau mengusir, bilang saja sama Pak Jonan (Menteri Perhubungan),'' ujar Indar.
Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah naik pitam menyikapi pernyataan Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo yang menyatakan, perluasan landasan pacu Bandara Bengkulu tidak bisa dikembangkan lagi. Bahkan, dengan penuh emosi Junaidi mengusir Indar jika dirinya tidak sanggup melakukan pengembangan Bandara Fatmawati, seperti yang diharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu.</description><content:encoded>BENGKULU - Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo menepis statement Gubernur Bengkulu Junaidi Hamysah, yang mengatakan dirinya tidak mendukung pembangunan Bengkulu, terkait pembangunan Bandara.
Ia mengatakan, masalah masterplan pembangunan bandara tersebut sampai sekarang belum ditandatangi oleh Menteri Perhubungan. Sebab, masih menunggu surat rekomendasi dari Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, setelah itu baru bisa disahkan oleh Menteri Perhubungan.
''Sebenarnya beliau (Gubernur Bengkulu) sudah merekomendasikan masalah masterplan itu. Tapi, kayaknya beliau tidak baca. Ini ada kesalahpahaman saja,'' kata Indar, Selasa (3/3/2015).
Menanggapi masalah pengusiran Gubernur Bengkulu, Indar menjelaskan, dirinya bekerja sesuai dengan masterplan. Bahkan, tambah dia, jika Gubernur Bengkulu ingin mengusirnya dari Bengkulu tidak masalah. ''Kalau beliau mau mengusir, bilang saja sama Pak Jonan (Menteri Perhubungan),'' ujar Indar.
Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah naik pitam menyikapi pernyataan Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo yang menyatakan, perluasan landasan pacu Bandara Bengkulu tidak bisa dikembangkan lagi. Bahkan, dengan penuh emosi Junaidi mengusir Indar jika dirinya tidak sanggup melakukan pengembangan Bandara Fatmawati, seperti yang diharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu.</content:encoded></item></channel></rss>
