<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratu Yordania Serukan ISIS Hapus Huruf I</title><description>Ratu Yordania, Rania Al Abdullah, menyebut militan ISIS seharusnya menghapus huruf I dalam nama kelompok mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i"/><item><title>Ratu Yordania Serukan ISIS Hapus Huruf I</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2015 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i-ZDv0bAOQki.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratu Yordania, Rania Al Abdullah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/07/18/1115110/ratu-yordania-serukan-isis-hapus-huruf-i-ZDv0bAOQki.jpg</image><title>Ratu Yordania, Rania Al Abdullah (Foto: Reuters)</title></images><description>
LONDON &amp;ndash; Ratu Yordania, Rania Al Abdullah, menyebut militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sebagai &amp;lsquo;sekelompok orang gila&amp;rsquo; yang menodai nama Islam.
Istri dari Raja Abdullah II itu menyerukan agar komunitas internasional tidak fokus pada  klaim keagamaan kelompok ekstremis itu. Ia juga mengatakan bahwa seharusnya kelompok militan ISIS menghapus huruf I dalam nama kelompok mereka, karena tidak ada makna Islam sama sekali dalam kelompok itu.
&amp;ldquo;Ini merupakan pertarungan antara dunia yang beradab dengan sekelompok orang gila yang benar-benar ingin membawa kita kembali ke zaman abad pertengahan,&amp;rdquo; ujar Ratu Rania dalam diskusi dengan media Arianna Huffington pada acara Future of Work Conference di London, seperti diberitakan Asia One, Sabtu (7/3/2015).
&amp;ldquo;Orang-orang memanggil mereka ISIS, namun saya lebih suka menghapus huruf I pada nama kelompok mereka, karena kelompok itu tidak mencerminkan Islam sama sekali,&amp;rdquo; lanjut Ratu Rania.
Ratu Rania juga memperingatkan kelompok ISIS yang banyak memublikasikan video kekerasan, seperti video pembunuhan pilot Yordania, Muath Al Kaseasbeh. Menurutnya, tindakan itu hanya akan menjadi bumerang bagi kelompok mereka sendiri.
</description><content:encoded>
LONDON &amp;ndash; Ratu Yordania, Rania Al Abdullah, menyebut militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sebagai &amp;lsquo;sekelompok orang gila&amp;rsquo; yang menodai nama Islam.
Istri dari Raja Abdullah II itu menyerukan agar komunitas internasional tidak fokus pada  klaim keagamaan kelompok ekstremis itu. Ia juga mengatakan bahwa seharusnya kelompok militan ISIS menghapus huruf I dalam nama kelompok mereka, karena tidak ada makna Islam sama sekali dalam kelompok itu.
&amp;ldquo;Ini merupakan pertarungan antara dunia yang beradab dengan sekelompok orang gila yang benar-benar ingin membawa kita kembali ke zaman abad pertengahan,&amp;rdquo; ujar Ratu Rania dalam diskusi dengan media Arianna Huffington pada acara Future of Work Conference di London, seperti diberitakan Asia One, Sabtu (7/3/2015).
&amp;ldquo;Orang-orang memanggil mereka ISIS, namun saya lebih suka menghapus huruf I pada nama kelompok mereka, karena kelompok itu tidak mencerminkan Islam sama sekali,&amp;rdquo; lanjut Ratu Rania.
Ratu Rania juga memperingatkan kelompok ISIS yang banyak memublikasikan video kekerasan, seperti video pembunuhan pilot Yordania, Muath Al Kaseasbeh. Menurutnya, tindakan itu hanya akan menjadi bumerang bagi kelompok mereka sendiri.
</content:encoded></item></channel></rss>
