<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin Perintahkan Rebut Krimea dari Ukraina</title><description>Dukungan Presiden Vladimir Putin terhadap separatis pro-Rusia ternyata bukan isapan jempol saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina"/><item><title>Putin Perintahkan Rebut Krimea dari Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2015 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina-Go03ZLWMVn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Vladimir Putin dalam rapat di Moskow. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/09/18/1115784/putin-perintahkan-rebut-krimea-dari-ukraina-Go03ZLWMVn.jpg</image><title>Presiden Vladimir Putin dalam rapat di Moskow. (Foto: AFP)</title></images><description>
MOSKOW &amp;ndash; Dukungan Presiden Vladimir Putin terhadap separatis pro-Rusia ternyata bukan isapan jempol saja. Terbukti sebelum separatis merebut Semenanjung Krimea, Presiden Putin dan para pejabatnya sempat mengadakan rapat rahasia di Moskow.
Dalam sebuah acara televisi yang dikelola Rossiya-1, Presiden Putin membahas keberhasilan Rusia merebut Semenanjung Krimea dari Ukraina pada tahun lalu.
Putin menceritakan pada malam pertemuan dengan para kepala dinas keamanan untuk membahas bagaimana cara melepaskan Presiden Viktor Yanukovych, yang melarikan diri dari separatis di ibu kota Kiev, Ukraina.
&quot;Rapat kami berakhir sekitar pukul tujuh pagi. Ketika kami berpisah, saya berkata kepada rekan-rekan saya: kami harus mulai bekerja untuk mengembalikan Krimea ke Rusia,&amp;rdquo; kata Putin seperti diberitakan The Guardian, Senin (9/3/2015).
Empat hari setelah rapat itu diadakan, sekelompok tentara berhasil mengambil alih parlemen di Krimea dan mereka mengadakan pemilihan untuk memilih gubernur baru.
Krimea, salah satu provinsi yang berada di Ukraina tersebut secara resmi dianeksasi oleh Moskow pada 18 Maret 2014. Hal itu memicu kemarahan di dunia internasional.
</description><content:encoded>
MOSKOW &amp;ndash; Dukungan Presiden Vladimir Putin terhadap separatis pro-Rusia ternyata bukan isapan jempol saja. Terbukti sebelum separatis merebut Semenanjung Krimea, Presiden Putin dan para pejabatnya sempat mengadakan rapat rahasia di Moskow.
Dalam sebuah acara televisi yang dikelola Rossiya-1, Presiden Putin membahas keberhasilan Rusia merebut Semenanjung Krimea dari Ukraina pada tahun lalu.
Putin menceritakan pada malam pertemuan dengan para kepala dinas keamanan untuk membahas bagaimana cara melepaskan Presiden Viktor Yanukovych, yang melarikan diri dari separatis di ibu kota Kiev, Ukraina.
&quot;Rapat kami berakhir sekitar pukul tujuh pagi. Ketika kami berpisah, saya berkata kepada rekan-rekan saya: kami harus mulai bekerja untuk mengembalikan Krimea ke Rusia,&amp;rdquo; kata Putin seperti diberitakan The Guardian, Senin (9/3/2015).
Empat hari setelah rapat itu diadakan, sekelompok tentara berhasil mengambil alih parlemen di Krimea dan mereka mengadakan pemilihan untuk memilih gubernur baru.
Krimea, salah satu provinsi yang berada di Ukraina tersebut secara resmi dianeksasi oleh Moskow pada 18 Maret 2014. Hal itu memicu kemarahan di dunia internasional.
</content:encoded></item></channel></rss>
