<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>16 WNI Hilang di Turki Belum Tentu Gabung ISIS </title><description>Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun belum bisa memastikan keberadaan 16 warga negara Indonesia yang hilang di Turki.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis"/><item><title>16 WNI Hilang di Turki Belum Tentu Gabung ISIS </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2015 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis-d9sbIbw1Dp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendera ISIS. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/10/18/1116343/16-wni-hilang-di-turki-belum-tentu-gabung-isis-d9sbIbw1Dp.jpg</image><title>Bendera ISIS. (Foto: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang di Turki. Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun belum bisa memastikan keberadaan mereka. Karena itu, beredar rumor ke-16 WNI tersebut bergabung dengan kelompok militan ISIS.
&amp;ldquo;Kami belum sampai pada konklusi terkait radikalisme dengan ISIS. Kami cuma bisa memberi konfirmasi mengenai fakta-faktanya,&amp;rdquo; kata Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (10/3/2015).
Pria yang akrab disapa Iqbal itu mengatakan, Kemlu menemukan sejumlah fakta menarik mengenai kejadian ini.
&amp;ldquo;Satu, mereka memang memilih untuk tidak pulang ke Indonesia. Ini bukan kasus kehilangan, buktinya adalah ketika mereka dihubungi, pemimpin tur mereka mengatakan, &amp;lsquo;Jika ingin pulang, silakan. Kami baik-baik saja di sini&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Kedua, fakta sampai hari ini Kemlu belum menerima pengaduan dari keluarga. Sampai saat ini tidak ada pengaduan mengenai hal ini. Jadi, kami belum bisa menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; sambungnya.
Ketiga, pihak Kemlu memanggil Smiling Tour menanyakan apakah ada komplain dari pihak keluarga. &amp;ldquo;Kalau saya punya keluarga terus hilang, saya pasti komplain ke pihak tour-nya. Sampai saat ini tak ada komplain,&amp;rdquo; kata Iqbal.
Hingga kini Kemlu masih menunggu pemberitahuan Pemerintah Turki, apakah ke-16 warga WNI tersebut terlibat dengan ISIS atau tidak.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8xMC8xMC81OTg1My80MTAyMDczODYwMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang di Turki. Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun belum bisa memastikan keberadaan mereka. Karena itu, beredar rumor ke-16 WNI tersebut bergabung dengan kelompok militan ISIS.
&amp;ldquo;Kami belum sampai pada konklusi terkait radikalisme dengan ISIS. Kami cuma bisa memberi konfirmasi mengenai fakta-faktanya,&amp;rdquo; kata Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (10/3/2015).
Pria yang akrab disapa Iqbal itu mengatakan, Kemlu menemukan sejumlah fakta menarik mengenai kejadian ini.
&amp;ldquo;Satu, mereka memang memilih untuk tidak pulang ke Indonesia. Ini bukan kasus kehilangan, buktinya adalah ketika mereka dihubungi, pemimpin tur mereka mengatakan, &amp;lsquo;Jika ingin pulang, silakan. Kami baik-baik saja di sini&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Kedua, fakta sampai hari ini Kemlu belum menerima pengaduan dari keluarga. Sampai saat ini tidak ada pengaduan mengenai hal ini. Jadi, kami belum bisa menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; sambungnya.
Ketiga, pihak Kemlu memanggil Smiling Tour menanyakan apakah ada komplain dari pihak keluarga. &amp;ldquo;Kalau saya punya keluarga terus hilang, saya pasti komplain ke pihak tour-nya. Sampai saat ini tak ada komplain,&amp;rdquo; kata Iqbal.
Hingga kini Kemlu masih menunggu pemberitahuan Pemerintah Turki, apakah ke-16 warga WNI tersebut terlibat dengan ISIS atau tidak.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8xMC8xMC81OTg1My80MTAyMDczODYwMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
