<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Belum Pastikan 16 Orang yang Ditahan Adalah WNI</title><description>Menlu belum pastikan 16 orang yang ditahan adalah WNI. Kemlu masih berkoordinasi dengan dubes di Ankara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni"/><item><title>Menlu Belum Pastikan 16 Orang yang Ditahan Adalah WNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2015 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni-TQQCL5q9Bu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/12/337/1117598/menlu-belum-pastikan-16-orang-yang-ditahan-adalah-wni-TQQCL5q9Bu.jpg</image><title>Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Turki di Kota Ankara guna membahas 16 orang yang ditahan karena hendak menyeberang ke Suriah.
&quot;Sebelum kami berangkat ke sini (Istana Negara) kami komunikasi dengan dubes di Ankara. Kita akan terus komunikasi koordinasi dengan otoritas Turki masalah 16 orang diduga WNI yang baru saja ditangani otoritas Turki,&quot; ujar Retno di Kompleks Istana Negara, Kamis (12/3/2015).
Karena itu, Retno mengatakan belum bisa memastikan apakah 16 orang tersebut benar warga negara Indonesia atau bukan, karena Kementerian Luar Negeri hingga kini belum mendapat data resmi identitas ke-16 orang itu.
&quot;Belum dipastikan. Kabar kapan (bisa dipastikan WNI) ya pokoknya belum lama. Begitu kabar diterima, langsung komunikasi dengan Kedutaan Ankara dan perwakilan Istanbul,&quot; ujarnya.
Perihal kabar yang menyebutkan 16 orang itu akan bergabung dengan kelompok militan ISIS, Menlu Retno pun mengungkapkan masih mendalaminya. &quot;Tahap ini kita lakukan pendalaman. Kita dalami motifnya. Saya tidak bisa memberi informasi lebih,&quot; ucapnya.
Retno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mendapat informasi dari jajarannya terkait kasus 16 orang tersebut. &quot;Pasti kita selalu lapor setiap ada isu,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Turki di Kota Ankara guna membahas 16 orang yang ditahan karena hendak menyeberang ke Suriah.
&quot;Sebelum kami berangkat ke sini (Istana Negara) kami komunikasi dengan dubes di Ankara. Kita akan terus komunikasi koordinasi dengan otoritas Turki masalah 16 orang diduga WNI yang baru saja ditangani otoritas Turki,&quot; ujar Retno di Kompleks Istana Negara, Kamis (12/3/2015).
Karena itu, Retno mengatakan belum bisa memastikan apakah 16 orang tersebut benar warga negara Indonesia atau bukan, karena Kementerian Luar Negeri hingga kini belum mendapat data resmi identitas ke-16 orang itu.
&quot;Belum dipastikan. Kabar kapan (bisa dipastikan WNI) ya pokoknya belum lama. Begitu kabar diterima, langsung komunikasi dengan Kedutaan Ankara dan perwakilan Istanbul,&quot; ujarnya.
Perihal kabar yang menyebutkan 16 orang itu akan bergabung dengan kelompok militan ISIS, Menlu Retno pun mengungkapkan masih mendalaminya. &quot;Tahap ini kita lakukan pendalaman. Kita dalami motifnya. Saya tidak bisa memberi informasi lebih,&quot; ucapnya.
Retno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mendapat informasi dari jajarannya terkait kasus 16 orang tersebut. &quot;Pasti kita selalu lapor setiap ada isu,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
