<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas Perempuan Adukan Peningkatan Kekerasan pada Jokowi</title><description>Komnas Perempuan melaporkan ratusan ribu kasus tindakan kekerasan pada perempuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi"/><item><title>Komnas Perempuan Adukan Peningkatan Kekerasan pada Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2015 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi-8Jy4Eisyr6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komnas Perempuan (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/16/337/1119369/komnas-perempuan-adukan-peningkatan-kekerasan-pada-jokowi-8Jy4Eisyr6.jpg</image><title>Komnas Perempuan (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Sejumlah perwakilan Komisi Nasional Antikekerasan Terhadap Perempuan melaporkan berbagai aksi kekerasan terhadap kaum hawa pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Pak Jokowi mendengar sangat khidmat temuan-temuan Komnas Perempuan, di mana sirwmukan ada 35 perempuan korban kekerasan tiap harinya,&quot; ujar Ketua Komnas Perempuan, Yunianti Chuzaifah kepada wartawan di Kantor Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/3/2015).
Angka kekerasan terhadap perempuan berdasarkan data catatan akhir tahun terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2014, Komnas Perempuan mencatat jumlah kekerasan atas perempuan mencapai 305.730 kasus.
Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2013, di mana tercatat 279.688 kasus kekerasan atas perempuan. Dari angka tersebut, ditemukan jumlah kekerasan dalam rumah tangga menempati posisi pertama dengan jumlah presentase mencapai 68 persen.
Yunianti menjelaskan, ia juga berharap Presiden Jokowi mendukung adanya inisiatif kebijakan undang-undang terutama undang-undang perlindungan kekerasan seksual. &quot;Kemudian revisi UU Migran dan sejumlah undang-undang lain termasuk undang-undang kesetaraan gender,&quot; jelasnya.
Jokowi, sambungnya, berjanji bakal mendukung penguatan Komnas Perempuan terutama dalam segi finansial. Pasalnya, saat ini pemerintah hanya memberikan anggaran bagi Komnas Perempuan sebesar Rp10 miliar setiap tahunnya. Padahal, setiap tahun Komnas Perempuan setidaknya membutuhkan anggaran sekira Rp40 miliar.
&quot;Hari ini Pak Jokowi berjanji akan memberi dukungan lebih konkret termasuk perubahan perpres, dan tadi temuan-temuan terhadap sejumlah isu,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sejumlah perwakilan Komisi Nasional Antikekerasan Terhadap Perempuan melaporkan berbagai aksi kekerasan terhadap kaum hawa pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Pak Jokowi mendengar sangat khidmat temuan-temuan Komnas Perempuan, di mana sirwmukan ada 35 perempuan korban kekerasan tiap harinya,&quot; ujar Ketua Komnas Perempuan, Yunianti Chuzaifah kepada wartawan di Kantor Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/3/2015).
Angka kekerasan terhadap perempuan berdasarkan data catatan akhir tahun terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2014, Komnas Perempuan mencatat jumlah kekerasan atas perempuan mencapai 305.730 kasus.
Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2013, di mana tercatat 279.688 kasus kekerasan atas perempuan. Dari angka tersebut, ditemukan jumlah kekerasan dalam rumah tangga menempati posisi pertama dengan jumlah presentase mencapai 68 persen.
Yunianti menjelaskan, ia juga berharap Presiden Jokowi mendukung adanya inisiatif kebijakan undang-undang terutama undang-undang perlindungan kekerasan seksual. &quot;Kemudian revisi UU Migran dan sejumlah undang-undang lain termasuk undang-undang kesetaraan gender,&quot; jelasnya.
Jokowi, sambungnya, berjanji bakal mendukung penguatan Komnas Perempuan terutama dalam segi finansial. Pasalnya, saat ini pemerintah hanya memberikan anggaran bagi Komnas Perempuan sebesar Rp10 miliar setiap tahunnya. Padahal, setiap tahun Komnas Perempuan setidaknya membutuhkan anggaran sekira Rp40 miliar.
&quot;Hari ini Pak Jokowi berjanji akan memberi dukungan lebih konkret termasuk perubahan perpres, dan tadi temuan-temuan terhadap sejumlah isu,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
