<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Psikolog Kritik Ide Jual Rumah Wina</title><description>Menurut psikolog, Laksmi Gamayanti, manusia jangan disamakan dengan barang yang bisa diperjualbelikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina"/><item><title>Psikolog Kritik Ide Jual Rumah Wina</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2015 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina-y1y87EE8Vk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Psikolog Kritik Ide Jual Rumah Wina (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/16/340/1119089/psikolog-kritik-ide-jual-rumah-wina-y1y87EE8Vk.jpg</image><title>Psikolog Kritik Ide Jual Rumah Wina (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wina Lia, menjadi sosok yang diperbincangkan di jagat dunia maya. Janda dua anak serta satu cucu itu tenar lantaran menjual rumahnya di kawasan Randuhunting, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, plus siap dinikahi oleh pembelinya.
&amp;nbsp;

Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Laksmi Gamayanti mengaku prihatin dengan fenomena tersebut. Sebab, pada kasus itu sama halnya menyamakan manusia dengan barang.&amp;nbsp;
&quot;Bisa ya seperti itu, manusia bukan barang yang bisa diperjualbelikan,&quot; jelas Gamayanti kepada Okezone, Senin (16/3/2015).
Pengajar di Fakultas Kedokteran UGM itupun mengingatkan, agar penjual memakai pertimbangan rasional dalam melakukan jual-beli rumah. Sebab, meski seandainya Wina serius untuk dipersunting lelaki calon pembeli, tentu pernikahan yang dilakukan harus bisa dipertanggungjawabkan.
&quot;Ya pembeli dan penjual harus rasional, bonus pernikahan yang ditawarkan itu harus dipertanggungjawabkan, dia siap tidak?&quot; imbuhnya.
Selain itu, kata Gamayanti, tubuh manusia tidak ternilai oleh uang berapapun, kendati Wina sempat mengaku, kalau seorang pembeli yang berani membayar hingga Rp3 miliar untuk rumah dan serta mempersuntingnya.
&quot;Sekali lagi, tolong jangan samakan manusia dengan barang, karena manusia tidak ternilai berapapun,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8xMy8yMi81OTk1OC80MTA4NDY2NTk2MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>JAKARTA - Wina Lia, menjadi sosok yang diperbincangkan di jagat dunia maya. Janda dua anak serta satu cucu itu tenar lantaran menjual rumahnya di kawasan Randuhunting, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, plus siap dinikahi oleh pembelinya.
&amp;nbsp;

Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Laksmi Gamayanti mengaku prihatin dengan fenomena tersebut. Sebab, pada kasus itu sama halnya menyamakan manusia dengan barang.&amp;nbsp;
&quot;Bisa ya seperti itu, manusia bukan barang yang bisa diperjualbelikan,&quot; jelas Gamayanti kepada Okezone, Senin (16/3/2015).
Pengajar di Fakultas Kedokteran UGM itupun mengingatkan, agar penjual memakai pertimbangan rasional dalam melakukan jual-beli rumah. Sebab, meski seandainya Wina serius untuk dipersunting lelaki calon pembeli, tentu pernikahan yang dilakukan harus bisa dipertanggungjawabkan.
&quot;Ya pembeli dan penjual harus rasional, bonus pernikahan yang ditawarkan itu harus dipertanggungjawabkan, dia siap tidak?&quot; imbuhnya.
Selain itu, kata Gamayanti, tubuh manusia tidak ternilai oleh uang berapapun, kendati Wina sempat mengaku, kalau seorang pembeli yang berani membayar hingga Rp3 miliar untuk rumah dan serta mempersuntingnya.
&quot;Sekali lagi, tolong jangan samakan manusia dengan barang, karena manusia tidak ternilai berapapun,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8xMy8yMi81OTk1OC80MTA4NDY2NTk2MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
