<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Berantai Begal Motor Bikin Warga Padang Resah</title><description>Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dibikin resah oleh maraknya pesan  berantai lewat Blackberry Messenger (BBM) berisi  aksi pembegalan motor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah"/><item><title>Pesan Berantai Begal Motor Bikin Warga Padang Resah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2015 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah-LOlsGZ5bKN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/16/340/1119185/pesan-berantai-begal-motor-bikin-warga-padang-resah-LOlsGZ5bKN.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>
PADANG - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dibikin resah oleh maraknya pesan berantai lewat Blackberry Messenger (BBM) berisi aksi pembegalan motor. Ada dua pesan berantasi yang beredar di masyarakat Kota Padang.
Pertama, &amp;ldquo;telah terjadi pembegalan siang ini di Jalan By Pass Padang,  jam 12 siang ini, tepatnya di depan jalur dua kantor Wali Kota Padang,  tepatnya di depan pintu masuk kampus Universitas Bung Hatta. Motor  korban Vario merah nomor polisi BA 4622 GY. Korban ditemukan bersimbah  darah di pinggir jalan dengan luka 12 tusukan di dada dan lengan. Korban  warga Pesisir Selatan. Bagi sanak semua dimohon hati-hati pada begal di  Padang. Sebelumnya sudah terjadi di Gor dan di Adinegoro Padang.&quot;
Kedua, &quot;telah terjadi pembegalan di daerah Bukik Lampu sekitar pukul  19.45 tadi, korban begal bernama Fajar Rizki Aulia mahasiswa UBH dengan  kondisi 35 tusukan di berut. Berhati-hatilah sebarkan bagi yg  mengenal!!!&quot;
Seorang warga Padang, Riche Astarina Sababalat (28), mengaku sudah menerima pesan berantai yang beredar. Usai membaca pesan itu dirinya cemas, khususnya saat pulang malam hari. Dia juga mengingatkan adik-adiknya untuk tidak melewati jalan yang sepi.
&amp;ldquo;Iya ini sangat meresahkan kita, apalagi obrolan tetangga itu hanya begal saja,&amp;rdquo; kata pada Okezone, Senin (16/3/2015).
Hal serupa dituturkan Kris Irwandi (19), mahasiswa Universitas Andalas Padang. Beredarnya pesan berantai itu membuatnya tidak nyaman saat berpergian malam hari. Padahal, selama ini dia sering keluar malam untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah.
&amp;ldquo;Sekarang susah keluar malam untuk membuat tugas kuliah. Ditambah info dari kawan-kawan membuat resah,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Padang Komisaris Besar Polisi, Wisnu Andayana, mengatakan pesan tersebut juga sudah diterima oleh kepolisian. Timnya telah melakukan penelusuran dan hasilnya berita yang ada di pesan berantai itu hoax atau bohong.
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas sumbernya itu. Tidak ada pembegalan seperti dalam pesan berantai itu,&amp;rdquo; katanya.
Dia menegaskan, pengedar informasi bohong itu bisa dijerat UU ITE sebab sudah meresahkan masyarakat. &amp;ldquo;Informasi bohong yang disebarkan membuat warga resah, jadi diminta kalau ada informasi yang menyesatkan itu segera lapor ke polisi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
PADANG - Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dibikin resah oleh maraknya pesan berantai lewat Blackberry Messenger (BBM) berisi aksi pembegalan motor. Ada dua pesan berantasi yang beredar di masyarakat Kota Padang.
Pertama, &amp;ldquo;telah terjadi pembegalan siang ini di Jalan By Pass Padang,  jam 12 siang ini, tepatnya di depan jalur dua kantor Wali Kota Padang,  tepatnya di depan pintu masuk kampus Universitas Bung Hatta. Motor  korban Vario merah nomor polisi BA 4622 GY. Korban ditemukan bersimbah  darah di pinggir jalan dengan luka 12 tusukan di dada dan lengan. Korban  warga Pesisir Selatan. Bagi sanak semua dimohon hati-hati pada begal di  Padang. Sebelumnya sudah terjadi di Gor dan di Adinegoro Padang.&quot;
Kedua, &quot;telah terjadi pembegalan di daerah Bukik Lampu sekitar pukul  19.45 tadi, korban begal bernama Fajar Rizki Aulia mahasiswa UBH dengan  kondisi 35 tusukan di berut. Berhati-hatilah sebarkan bagi yg  mengenal!!!&quot;
Seorang warga Padang, Riche Astarina Sababalat (28), mengaku sudah menerima pesan berantai yang beredar. Usai membaca pesan itu dirinya cemas, khususnya saat pulang malam hari. Dia juga mengingatkan adik-adiknya untuk tidak melewati jalan yang sepi.
&amp;ldquo;Iya ini sangat meresahkan kita, apalagi obrolan tetangga itu hanya begal saja,&amp;rdquo; kata pada Okezone, Senin (16/3/2015).
Hal serupa dituturkan Kris Irwandi (19), mahasiswa Universitas Andalas Padang. Beredarnya pesan berantai itu membuatnya tidak nyaman saat berpergian malam hari. Padahal, selama ini dia sering keluar malam untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah.
&amp;ldquo;Sekarang susah keluar malam untuk membuat tugas kuliah. Ditambah info dari kawan-kawan membuat resah,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Padang Komisaris Besar Polisi, Wisnu Andayana, mengatakan pesan tersebut juga sudah diterima oleh kepolisian. Timnya telah melakukan penelusuran dan hasilnya berita yang ada di pesan berantai itu hoax atau bohong.
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas sumbernya itu. Tidak ada pembegalan seperti dalam pesan berantai itu,&amp;rdquo; katanya.
Dia menegaskan, pengedar informasi bohong itu bisa dijerat UU ITE sebab sudah meresahkan masyarakat. &amp;ldquo;Informasi bohong yang disebarkan membuat warga resah, jadi diminta kalau ada informasi yang menyesatkan itu segera lapor ke polisi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
