<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>'Keistimewaan' Jadi Anggota ISIS </title><description>Mantan anggota ISIS menceritakan keistimewan menjadi bagian dari kelompok radikal tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-isis"/><item><title>'Keistimewaan' Jadi Anggota ISIS </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-isis</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2015 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-anggota-isis-5RE9kYq88m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendera ISIS. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/17/18/1119690/keistimewaan-jadi-anggota-anggota-isis-5RE9kYq88m.jpg</image><title>Bendera ISIS. (Foto: Reuters)</title></images><description>
FALLUJAH &amp;ndash; Kelompok militan ISIS dikenal sangat kejam. Namun, seorang pria bernama Hamza berhasil kabur dari jeratan kelompok radikal tersebut. Kini pria asal Fallujah, Irak, itu coba bercerita mengenai alasannya menjadi anggota ISIS.
Tahun lalu, Hamza memutuskan bergabung dengan ISIS setelah mereka menguasai Kota Falujah. Awalnya, dia bergabung dengan kelompok itu karena faktor keagamaannya.
Namun dua bulan lalu, perasaannya mulai goyah setelah diminta untuk mengeksekusi orang-orang yang dikenalnya. Hamza juga mendapatkan undangan untuk memperkosa warga suku Yazudi yang diculik ISIS.
Setelah enam bulan berlatih, pria berusia 33 tahun itu memutuskan untuk melarikan diri dari ISIS. Dia sangat kecewa ketika anggota ISIS mulai melakukan eksekusi terhadap kaum Syiah.
&amp;ldquo;Saya tidak menyukai kaum Syiah, tapi ketika mereka meminta saya untuk membunuh, saya sangat terkejut,&amp;rdquo; kata Hamza dalam wawancara dengan The Independent, Selasa (17/3/2015).
Dia menolak untuk menjalankan perintah mengeksekusi sebagian besar kaum Syiah. Anehnya, ia tidak dihukum untuk permasalahan ini. Tapi, Hamza diberitahu oleh komandannya bahwa ia akan diminta untuk melaksanakan eksekusi di kemudian hari.
Hamza juga membocorkan 'keistimewaan' menjadi anggota ISIS. &quot;Saya dibayar 400.000 dinar Irak (231 poundsterling) per bulan di samping banyak keistimewaan, termasuk makanan, bahan bakar, dan lebih baru-baru ini, akses ke internet,&quot; sambungnya.
</description><content:encoded>
FALLUJAH &amp;ndash; Kelompok militan ISIS dikenal sangat kejam. Namun, seorang pria bernama Hamza berhasil kabur dari jeratan kelompok radikal tersebut. Kini pria asal Fallujah, Irak, itu coba bercerita mengenai alasannya menjadi anggota ISIS.
Tahun lalu, Hamza memutuskan bergabung dengan ISIS setelah mereka menguasai Kota Falujah. Awalnya, dia bergabung dengan kelompok itu karena faktor keagamaannya.
Namun dua bulan lalu, perasaannya mulai goyah setelah diminta untuk mengeksekusi orang-orang yang dikenalnya. Hamza juga mendapatkan undangan untuk memperkosa warga suku Yazudi yang diculik ISIS.
Setelah enam bulan berlatih, pria berusia 33 tahun itu memutuskan untuk melarikan diri dari ISIS. Dia sangat kecewa ketika anggota ISIS mulai melakukan eksekusi terhadap kaum Syiah.
&amp;ldquo;Saya tidak menyukai kaum Syiah, tapi ketika mereka meminta saya untuk membunuh, saya sangat terkejut,&amp;rdquo; kata Hamza dalam wawancara dengan The Independent, Selasa (17/3/2015).
Dia menolak untuk menjalankan perintah mengeksekusi sebagian besar kaum Syiah. Anehnya, ia tidak dihukum untuk permasalahan ini. Tapi, Hamza diberitahu oleh komandannya bahwa ia akan diminta untuk melaksanakan eksekusi di kemudian hari.
Hamza juga membocorkan 'keistimewaan' menjadi anggota ISIS. &quot;Saya dibayar 400.000 dinar Irak (231 poundsterling) per bulan di samping banyak keistimewaan, termasuk makanan, bahan bakar, dan lebih baru-baru ini, akses ke internet,&quot; sambungnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
