<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok: Ada Oknum DPRD yang Akan Diperiksa Polisi </title><description>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut ada oknum DPRD DKI yang akan diperika polisi dalam kasus UPS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi"/><item><title>Ahok: Ada Oknum DPRD yang Akan Diperiksa Polisi </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi</guid><pubDate>Rabu 18 Maret 2015 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi-ZVjI1gXUGB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahok: Ada Oknum DPRD yang Akan Diperiksa Polisi  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/18/338/1120350/ahok-ada-oknum-dprd-yang-akan-diperiksa-polisi-ZVjI1gXUGB.jpg</image><title>Ahok: Ada Oknum DPRD yang Akan Diperiksa Polisi  (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, pihaknya menyerahkan kasus penyalahgunaan anggaran untuk pengadaan   perangkat uninterruptible power supply (UPS) tahun 2014 pada kepolisian.
&amp;nbsp;
&quot;Katanya, sudah diambil ke Mabes Polri (kasus UPS) ini. Jadi sekarang sudah   dinaikin jadi ke Mabes katanya, saya enggak tahu,&quot; kata Ahok, di Balai Kota Jakarta,   Rabu (18/3/2015).
&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun, sampai saat ini penyidik baru memeriksa sejumlah saksi dari   Pemprov DKI Jakarta, beserta beberapa kepala sekolah yang menerima UPS. 
&amp;nbsp;
Menurutnya, ada anggota DPRD yang akan dimintai keterangannya oleh kepolisian   terkait kasus tersebut. Namun, dia tidak bisa menjelaskannya secara rinci siapa   oknum tersebut. &quot;Saya enggak tahu, tapi laporan polisi kayaknya ada oknum (DPRD   DKI),&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, polisi hingga saat ini belum menentapkan tersangka pada satu   orang pun terkait kasus dugaan korupsi anggaran sebesar Rp330 miliar dalam APBD   Perubahan 2014.  Dari penelusuran yang dilakukan, beberapa pemenang tender UPS memiliki kantor   yang tidak jelas. Salah satunya bahkan penyedia makanan ternak.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/01/18713/116830_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, pihaknya menyerahkan kasus penyalahgunaan anggaran untuk pengadaan   perangkat uninterruptible power supply (UPS) tahun 2014 pada kepolisian.
&amp;nbsp;
&quot;Katanya, sudah diambil ke Mabes Polri (kasus UPS) ini. Jadi sekarang sudah   dinaikin jadi ke Mabes katanya, saya enggak tahu,&quot; kata Ahok, di Balai Kota Jakarta,   Rabu (18/3/2015).
&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun, sampai saat ini penyidik baru memeriksa sejumlah saksi dari   Pemprov DKI Jakarta, beserta beberapa kepala sekolah yang menerima UPS. 
&amp;nbsp;
Menurutnya, ada anggota DPRD yang akan dimintai keterangannya oleh kepolisian   terkait kasus tersebut. Namun, dia tidak bisa menjelaskannya secara rinci siapa   oknum tersebut. &quot;Saya enggak tahu, tapi laporan polisi kayaknya ada oknum (DPRD   DKI),&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, polisi hingga saat ini belum menentapkan tersangka pada satu   orang pun terkait kasus dugaan korupsi anggaran sebesar Rp330 miliar dalam APBD   Perubahan 2014.  Dari penelusuran yang dilakukan, beberapa pemenang tender UPS memiliki kantor   yang tidak jelas. Salah satunya bahkan penyedia makanan ternak.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/01/18713/116830_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
