<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alami Gizi Buruk, Setiap Hari Sahrul Hanya Menangis </title><description>Alami gizi buruk, Sahrul hanya bisa menangis menahan rasa sakit dan juga sesak karena perutnya yang terus membesar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis"/><item><title>Alami Gizi Buruk, Setiap Hari Sahrul Hanya Menangis </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis</guid><pubDate>Rabu 18 Maret 2015 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Huzair Zainal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis-ga3uPHdIWY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alami gizi buruk, Sahrul hanya bisa menangis (Foto: ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/18/340/1120389/alami-gizi-buruk-setiap-hari-sahrul-hanya-menangis-ga3uPHdIWY.jpg</image><title>Alami gizi buruk, Sahrul hanya bisa menangis (Foto: ilustrasi)</title></images><description>
MAKASSAR - Sahrul (11) hanya bisa terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan kondisi memprihatinkan.

Sesekali bocah malang penderita gizi buruk itu meringis menahan rasa sakit saat menggerakkan tubuhnya. Keadaannya yang kurus dan perutnya yang membesar membuat Sahrul sulit bernapas.

Sahrul merupakan anak ketiga warga Desa Petoosang, Kecamatan Aluu . Ibunya, Rawahina merupakan seorang janda yang bekerja serabutan setelah ditinggal mati suaminya. Sejak itu, Sahrul menderita gizi buruk karena asupan makanan ke tubuhnya tidak terpenuhi dengan baik.

Selain menderita gizi buruk, Sahrul juga didiagnosis mengalami komplikasi penyakit lainnya seperti kelainan ginjal dan adanya tumor ganas.

Pihak Rumah Sakit Polewali Mandar yang sempat merawat Sahrul pun angkat tangan dan merujuknya ke Rumah Sakit Wahidin Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara sang bunda, Riwahana hanya bisa menahan tangis dan sedih dengan kondisi yang dialami anaknya. Dia menyatakan pasrah karena tak bisa lagi mengobati anaknya. Sebab, untuk biaya makan saja keluarga ini sangat kesulitan.

</description><content:encoded>
MAKASSAR - Sahrul (11) hanya bisa terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan kondisi memprihatinkan.

Sesekali bocah malang penderita gizi buruk itu meringis menahan rasa sakit saat menggerakkan tubuhnya. Keadaannya yang kurus dan perutnya yang membesar membuat Sahrul sulit bernapas.

Sahrul merupakan anak ketiga warga Desa Petoosang, Kecamatan Aluu . Ibunya, Rawahina merupakan seorang janda yang bekerja serabutan setelah ditinggal mati suaminya. Sejak itu, Sahrul menderita gizi buruk karena asupan makanan ke tubuhnya tidak terpenuhi dengan baik.

Selain menderita gizi buruk, Sahrul juga didiagnosis mengalami komplikasi penyakit lainnya seperti kelainan ginjal dan adanya tumor ganas.

Pihak Rumah Sakit Polewali Mandar yang sempat merawat Sahrul pun angkat tangan dan merujuknya ke Rumah Sakit Wahidin Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara sang bunda, Riwahana hanya bisa menahan tangis dan sedih dengan kondisi yang dialami anaknya. Dia menyatakan pasrah karena tak bisa lagi mengobati anaknya. Sebab, untuk biaya makan saja keluarga ini sangat kesulitan.

</content:encoded></item></channel></rss>
