<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mr X yang Lompat dari Hotel Star Bernama Ariono </title><description>Mr X yang lompat dari Hotel Star diketahui bernama Ariono dan bekerja sebagai konsultan di bank Kalimantan Barat</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono"/><item><title>Mr X yang Lompat dari Hotel Star Bernama Ariono </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2015 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Prihatini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono-696sCPpyej.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mr X yang lompat dari Hotel Star bernama Ariono (Foto: ilustrasi) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/19/340/1120983/mr-x-yang-lompat-dari-hotel-star-bernama-ariono-696sCPpyej.jpg</image><title>Mr X yang lompat dari Hotel Star bernama Ariono (Foto: ilustrasi) </title></images><description>PONTIANAK - Identitas Mr X yang tewas setelah melompat dari lantai delapan Hotel Star di Jalan Suprapto 2, Pontianak Selatan, Minggu 15 Maret 2015, diketahui bernama Ariono. Ia berprofesi sebagai konsultan di Bank Kalimantan Barat.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban merupakan sosok pribadi yang tertutup. Hampir seluruh persoalan pribadi tidak diketahui oleh keluarga.

Namun, korban tidak memiliki masalah terkait nasabah. Sehingga, banyak yang tidak menyangka korban sengaja menghabisi nyawa sendiri dengan cara melompat dari lantai delapan Hotel.

Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Dudung Setiawan, mengatakan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Menurut dia, keluarga korban yang datang sudah mengikhlaskan kepergian Ariono, dan jenazahnya segera dibawa untuk dimakamkan.

&amp;ldquo;Keluarga korban mendatangi kami dan menolak dilakukan autopsi. Intinya, keluarga sudah mengikhlaskan,&amp;rdquo; ujarnya.

Dudung menambahkan, melalui rekaman kamera CCTV hotel, korban terlihat datang dan masuk ke Hotel Star sendirian menggunakan lift.

Korban sempat duduk, dan memesan makanan serta minuman. Dari CCTV juga, korban sempat ragu-ragu untuk bunuh diri dan sempat turun-naik ke lantai delapan.

Sebelumnya, juru parkir Hotel Star bernama Syarif menyatakan jenazah yang ditemukan di dalam garasi itu diduga terjun bebas dari lantai delapan hotel. Ia pun kaget ketika mendengar suara seperti benda jatuh dan menorobos atap.

&amp;ldquo;Dari atas langsung menerobos atap garasi rumah yang berada di samping hotel. Kepalanya pecah, tangan patah, dan tulang bahu tersembul keluar,&amp;rdquo; paparnya.

Hotel Star sendiri memiliki delapan lantai. Lantai paling atas digunakan sebagai kafe dengan atap terbuka.

</description><content:encoded>PONTIANAK - Identitas Mr X yang tewas setelah melompat dari lantai delapan Hotel Star di Jalan Suprapto 2, Pontianak Selatan, Minggu 15 Maret 2015, diketahui bernama Ariono. Ia berprofesi sebagai konsultan di Bank Kalimantan Barat.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban merupakan sosok pribadi yang tertutup. Hampir seluruh persoalan pribadi tidak diketahui oleh keluarga.

Namun, korban tidak memiliki masalah terkait nasabah. Sehingga, banyak yang tidak menyangka korban sengaja menghabisi nyawa sendiri dengan cara melompat dari lantai delapan Hotel.

Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Dudung Setiawan, mengatakan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Menurut dia, keluarga korban yang datang sudah mengikhlaskan kepergian Ariono, dan jenazahnya segera dibawa untuk dimakamkan.

&amp;ldquo;Keluarga korban mendatangi kami dan menolak dilakukan autopsi. Intinya, keluarga sudah mengikhlaskan,&amp;rdquo; ujarnya.

Dudung menambahkan, melalui rekaman kamera CCTV hotel, korban terlihat datang dan masuk ke Hotel Star sendirian menggunakan lift.

Korban sempat duduk, dan memesan makanan serta minuman. Dari CCTV juga, korban sempat ragu-ragu untuk bunuh diri dan sempat turun-naik ke lantai delapan.

Sebelumnya, juru parkir Hotel Star bernama Syarif menyatakan jenazah yang ditemukan di dalam garasi itu diduga terjun bebas dari lantai delapan hotel. Ia pun kaget ketika mendengar suara seperti benda jatuh dan menorobos atap.

&amp;ldquo;Dari atas langsung menerobos atap garasi rumah yang berada di samping hotel. Kepalanya pecah, tangan patah, dan tulang bahu tersembul keluar,&amp;rdquo; paparnya.

Hotel Star sendiri memiliki delapan lantai. Lantai paling atas digunakan sebagai kafe dengan atap terbuka.

</content:encoded></item></channel></rss>
