<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Batu Lumut Merah Sungai Dareh Dihargai Rp300 Juta</title><description>Batu Lumut Merah Sungai Dareh dinilai sebagai batu langka dan unik dan tidak sama dengan batu lainnya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta"/><item><title> Batu Lumut Merah Sungai Dareh Dihargai Rp300 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2015 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta-hisEMI4NCN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu Lumut Merah Sunagi Dareh dihargai Rp300 juta (Foto: Rus Akbar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/20/340/1121487/batu-lumut-merah-sungai-dareh-dihargai-rp300-juta-hisEMI4NCN.jpg</image><title>Batu Lumut Merah Sunagi Dareh dihargai Rp300 juta (Foto: Rus Akbar/Okezone)</title></images><description>
PADANG - Batu Lumut Merah Sungai Dareh dinilai sebagai batu langka dan unik. Batu itu tidak sama dengan Batu Lumut Sungai Dareh lainnya.

&amp;ldquo;Harganya ini Rp300 juta, beratnya ada 30 Kg keunikannya beda dengan batu lainnya, warnanya agak kemerahan, ini jenis solar Sungai Dareh,&amp;rdquo; ujar Dedi Setiawan (55) pemilik batu akik.

Warna batu itu sebenarnya warna kuning tua muda, namun kalau sudah diolah menjadi warna kemerahan.

&amp;ldquo;Batu ini kita dapat setahun lalu dari Sungai Dareh, sampai saat ini belum diolah, kita tunggu aja pembelinya, kalau kita senter ini tembus,&amp;rdquo; katanya.

Menurutnya, batu lumut warna merah ini merupakan barang langka, selama ia mengelana baru kali ini ia mendapat batu berwarna merah tersebut.

&amp;ldquo;Ciri-cirinya warna kuning tua, tapi kalau dibelah di dalamnya itu warna merah,&amp;rdquo; tuturnya.

Dedi yang akrab dipanggil Pak E ini memang sudah menekuni penjual batu akik ini sejak tahun 80-an dan bahkan sudah melalang buana sampai di Kalimantan.

Dalam kontes tersebut dia memang membuka lapak, dari berbagai jenis batu yang di jualnya itulah batu paling mahal untuk dijual.

&amp;ldquo;Kita juga punya batu lumut Sungai Dareh lainnya beratnya 20 kilogram,&amp;rdquo; ujarnya.

Tak hanya itu, batu akik miliknya ada juga turis membelinya, mulai dari Irlandia, Belanda dan Australia.

&amp;ldquo;Mereka ini datang ke rumah saya untuk membeli batu akik, tapi kalau dikirim kita belum ada,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain batu seharga Rp300 juta itu, ada juga batu dibawa harga itu seperti batu lumut sungai dareh juga, satu bongkahan itu ada jenis sungkis, giok, lumut pucuk pisang, solar dan kumbang jati.

&amp;ldquo;Kalau ini batunya warna-warni, beratnya ada 20 Kg, kita jual sekira Rp25 juta,&amp;rdquo; tuturnya.

Kemudian Batu Lumut Sungai Dareh jenis Badar Besi, ada dua keping badar besi, warnanya hijau tua di dalamnya ada warna hitam.

&amp;ldquo;Kalau Badar Besi ini besi menempelkan di batu tersebut, seperti ini kalau kita tempelkan besi, besi akan menempel,&amp;rdquo; tuturnya.

Untuk dua bongkahan Lumut Sungai Dareh jenis Badar Besi ini harganya bervariasi, kalau satu bongkahan memang tidak dijual, namun hanya perkilogram. Badar Besi dengan ukuran kecil bernilai Rp1,2 juta perkilogram sementara yang besar  harganya Rp800 ribu per Kilogram.

Semua yang dipajang dalam bongkahan tersebut menurut Pak E merupakan kualitas nomor satu, sementara yang sudah dibagi-bagi itu kualitas bawah.

&amp;ldquo;Yang di atas meja ini kualitas nomor satu, kemudian harganya puluhan juta, kalau yang sudah dibela-bela itu bisa beli eceran,&amp;rdquo; tuturnya.

</description><content:encoded>
PADANG - Batu Lumut Merah Sungai Dareh dinilai sebagai batu langka dan unik. Batu itu tidak sama dengan Batu Lumut Sungai Dareh lainnya.

&amp;ldquo;Harganya ini Rp300 juta, beratnya ada 30 Kg keunikannya beda dengan batu lainnya, warnanya agak kemerahan, ini jenis solar Sungai Dareh,&amp;rdquo; ujar Dedi Setiawan (55) pemilik batu akik.

Warna batu itu sebenarnya warna kuning tua muda, namun kalau sudah diolah menjadi warna kemerahan.

&amp;ldquo;Batu ini kita dapat setahun lalu dari Sungai Dareh, sampai saat ini belum diolah, kita tunggu aja pembelinya, kalau kita senter ini tembus,&amp;rdquo; katanya.

Menurutnya, batu lumut warna merah ini merupakan barang langka, selama ia mengelana baru kali ini ia mendapat batu berwarna merah tersebut.

&amp;ldquo;Ciri-cirinya warna kuning tua, tapi kalau dibelah di dalamnya itu warna merah,&amp;rdquo; tuturnya.

Dedi yang akrab dipanggil Pak E ini memang sudah menekuni penjual batu akik ini sejak tahun 80-an dan bahkan sudah melalang buana sampai di Kalimantan.

Dalam kontes tersebut dia memang membuka lapak, dari berbagai jenis batu yang di jualnya itulah batu paling mahal untuk dijual.

&amp;ldquo;Kita juga punya batu lumut Sungai Dareh lainnya beratnya 20 kilogram,&amp;rdquo; ujarnya.

Tak hanya itu, batu akik miliknya ada juga turis membelinya, mulai dari Irlandia, Belanda dan Australia.

&amp;ldquo;Mereka ini datang ke rumah saya untuk membeli batu akik, tapi kalau dikirim kita belum ada,&amp;rdquo; ujarnya.

Selain batu seharga Rp300 juta itu, ada juga batu dibawa harga itu seperti batu lumut sungai dareh juga, satu bongkahan itu ada jenis sungkis, giok, lumut pucuk pisang, solar dan kumbang jati.

&amp;ldquo;Kalau ini batunya warna-warni, beratnya ada 20 Kg, kita jual sekira Rp25 juta,&amp;rdquo; tuturnya.

Kemudian Batu Lumut Sungai Dareh jenis Badar Besi, ada dua keping badar besi, warnanya hijau tua di dalamnya ada warna hitam.

&amp;ldquo;Kalau Badar Besi ini besi menempelkan di batu tersebut, seperti ini kalau kita tempelkan besi, besi akan menempel,&amp;rdquo; tuturnya.

Untuk dua bongkahan Lumut Sungai Dareh jenis Badar Besi ini harganya bervariasi, kalau satu bongkahan memang tidak dijual, namun hanya perkilogram. Badar Besi dengan ukuran kecil bernilai Rp1,2 juta perkilogram sementara yang besar  harganya Rp800 ribu per Kilogram.

Semua yang dipajang dalam bongkahan tersebut menurut Pak E merupakan kualitas nomor satu, sementara yang sudah dibagi-bagi itu kualitas bawah.

&amp;ldquo;Yang di atas meja ini kualitas nomor satu, kemudian harganya puluhan juta, kalau yang sudah dibela-bela itu bisa beli eceran,&amp;rdquo; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
