<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia-Malaysia Lanjutkan Negosiasi Wilayah Sarawak</title><description>Negosiasi mengenai wilayah Sarawak antara Malaysia dan Indonesia masih belum tuntas. Kedua negara akan melanjutkan negosiasi di tahun ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak"/><item><title>Indonesia-Malaysia Lanjutkan Negosiasi Wilayah Sarawak</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2015 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak-sfIKwMbkT1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pos menara di perbatasan Malaysia-Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/23/18/1122982/indonesia-malaysia-lanjutkan-negosiasi-wilayah-sarawak-sfIKwMbkT1.jpg</image><title>Pos menara di perbatasan Malaysia-Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>
KUALA LUMPUR &amp;ndash; Pembicaraan mengenai wilayah Sarawak antara Malaysia dan Indonesia sudah berlangsung cukup lama. Namun, sampai saat ini negosiasinya masih belum tuntas juga.
&amp;ldquo;Di wilayah Sarawak, masih ada empat poin dari daerah kedua negara yang belum mencapai kesepakatan damai,&amp;rdquo; ujar Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Hamzah Zainuddin, seperti dikutip New Straits Times, Senin (23/3/2015).
Pada 2014, Indonesia-Malaysia kembali mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan ini. Namun, pembicaraan kembali belum menemui hasil.
&amp;ldquo;Sebenarnya, proses penetapan batas untuk menentukan daerah perbatasan antara Malaysia dan Indonesia sudah dimulai sejak 9 September 1975. Malaysia selalu berkomitmen dalam mencari solusi terbaik dengan Indonesia melalui kerangka komite perbatasan Malaysia dengan mengadakan pertemuan ke-39 yang diadakan pada November 2014,&amp;rdquo; lanjutnya.
Datuk Hamzah menambahkan, pertemuan ke-40 untuk membahas empat poin dari daerah kedua negara yang belum mencapai kesepakatan, akan diadakan di Indonesia tahun ini.
Sementara itu untuk wilayah maritim, Datuk Hamzah mengatakan akan membahas wilayah teritorial laut yang belum bisa digambarkan, termasuk wilayah Tanjung Datu di Sarawak, dalam sebuah pertemuan teknis.

</description><content:encoded>
KUALA LUMPUR &amp;ndash; Pembicaraan mengenai wilayah Sarawak antara Malaysia dan Indonesia sudah berlangsung cukup lama. Namun, sampai saat ini negosiasinya masih belum tuntas juga.
&amp;ldquo;Di wilayah Sarawak, masih ada empat poin dari daerah kedua negara yang belum mencapai kesepakatan damai,&amp;rdquo; ujar Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Hamzah Zainuddin, seperti dikutip New Straits Times, Senin (23/3/2015).
Pada 2014, Indonesia-Malaysia kembali mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan ini. Namun, pembicaraan kembali belum menemui hasil.
&amp;ldquo;Sebenarnya, proses penetapan batas untuk menentukan daerah perbatasan antara Malaysia dan Indonesia sudah dimulai sejak 9 September 1975. Malaysia selalu berkomitmen dalam mencari solusi terbaik dengan Indonesia melalui kerangka komite perbatasan Malaysia dengan mengadakan pertemuan ke-39 yang diadakan pada November 2014,&amp;rdquo; lanjutnya.
Datuk Hamzah menambahkan, pertemuan ke-40 untuk membahas empat poin dari daerah kedua negara yang belum mencapai kesepakatan, akan diadakan di Indonesia tahun ini.
Sementara itu untuk wilayah maritim, Datuk Hamzah mengatakan akan membahas wilayah teritorial laut yang belum bisa digambarkan, termasuk wilayah Tanjung Datu di Sarawak, dalam sebuah pertemuan teknis.

</content:encoded></item></channel></rss>
