<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Tegaskan Megawati Jadi Ketum Lagi</title><description>PDIP tegaskan Megawati jadi ketum lagi secara aklamasi di Kongres Bali bulan depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi"/><item><title>PDIP Tegaskan Megawati Jadi Ketum Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2015 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi-dRyWOcKhEb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PDIP Tegaskan Megawati Jadi Ketum Lagi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/23/337/1122871/pdip-tegaskan-megawati-jadi-ketum-lagi-dRyWOcKhEb.jpg</image><title>PDIP Tegaskan Megawati Jadi Ketum Lagi (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Politikus senior PDI Perjuangan, Pramono Anung mengklaim Kongres PDIP di Bali bulan depan akan menetapkan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi Ketua Umum partai berlambang banteng mocong putih itu.
&quot;Mayoritas kader semuanya mencalonkan Ibu Mega jadi Ketum. Dan semuanya sudah minta beliau maju lagi,&quot; kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Karena itu, pada Munas tersebut penunjukkan posisi Ketum bisa dipastikan akan berlangsung secara aklamasi. &quot;Maka kongres nanti memberikan pembekuan dan legitimasi untuk Mega jadi ketum lagi,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112284_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Alasan penunjukkan putri Bung Karno itu kembali menjadi Ketum, karena PDIP berhasil memenangkan pemilu 2014. Bahkan, menjadikan kadernya, Joko Widodo sebagai Presiden.
&quot;Maka orang enggak perlu berspekulasi kala Ketum PDI Perjuangan adalah Megawati Soekarnoputri,&quot; tandasnya.
Senada dengan Pram, politikus PDI Perjuangan lainnya Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara mengatakan, partainya punya mekanisme dan ideologi sendiri. &quot;Kita sepakat Ketum Mbak Mega dengan alasan dia yang bisa satukan kita. Tentu ada ukuran ideologis dan sejarah,&quot; kata Ara.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Politikus senior PDI Perjuangan, Pramono Anung mengklaim Kongres PDIP di Bali bulan depan akan menetapkan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi Ketua Umum partai berlambang banteng mocong putih itu.
&quot;Mayoritas kader semuanya mencalonkan Ibu Mega jadi Ketum. Dan semuanya sudah minta beliau maju lagi,&quot; kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Karena itu, pada Munas tersebut penunjukkan posisi Ketum bisa dipastikan akan berlangsung secara aklamasi. &quot;Maka kongres nanti memberikan pembekuan dan legitimasi untuk Mega jadi ketum lagi,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112284_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Alasan penunjukkan putri Bung Karno itu kembali menjadi Ketum, karena PDIP berhasil memenangkan pemilu 2014. Bahkan, menjadikan kadernya, Joko Widodo sebagai Presiden.
&quot;Maka orang enggak perlu berspekulasi kala Ketum PDI Perjuangan adalah Megawati Soekarnoputri,&quot; tandasnya.
Senada dengan Pram, politikus PDI Perjuangan lainnya Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara mengatakan, partainya punya mekanisme dan ideologi sendiri. &quot;Kita sepakat Ketum Mbak Mega dengan alasan dia yang bisa satukan kita. Tentu ada ukuran ideologis dan sejarah,&quot; kata Ara.

</content:encoded></item></channel></rss>
