<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mohammad Toha, Sosok &quot;Abadi&quot; di Kota Bandung</title><description>Bentuk pengorbanan suci, Mohammad Toha, pemuda 19 tahun yang ikut tewas di Peristiwa Bandung Lautan Api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/24/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/24/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung"/><item><title>Mohammad Toha, Sosok &quot;Abadi&quot; di Kota Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/24/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/24/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2015 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/23/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung-PDknnh4rFn.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/23/340/1123233/mohammad-toha-sosok-abadi-di-kota-bandung-PDknnh4rFn.jpg</image><title></title></images><description>
PERISTIWA Bandung Lautan Api pada 24 Maret 69 tahun yang lalu menjadi momen pengorbanan total warga Bandung. Pengorbanan dari para kombatan TRI (Tentara Republik Indonesia &amp;ndash; sekarang TNI), tapi juga rakyat dan pemuda seperti Mohammad Toha.
Toha bersama Muhammad Ramdhan, merupakan dua pelaku peledakan gudang amunisi markas sekutu di Dayeuhkolot. Saking fenomenalnya aksi Toha dan Ramdhan, insiden itu pernah difilmkan dengan tajuk, &amp;ldquo;Toha, Pahlawan Bandung Selatan&amp;rdquo; pada 1961 garapan Usmar Ismail.
Saat meninggal dalam ledakan di gudang amunisi sekutu itu, Toha yang tergabung di Barisan Rakjat Indonesia, baru menginjak usia yang sangat muda &amp;ndash; 19 tahun.
Ia lahir di Desa Suniaraja, Kota Bandung pada 1927. Ayah dan Ibunya berasal dari Kedunghalang, Bogor Utara. Tapi Toha sudah ditinggal sang Ayah dan harus hidup sebagai anak yatim dengan Ibunya, Nariah pada 1929. Tapi hal itu tak berlangsung lama setelah paman Toha, menikahi ibunya.
Toha sedianya bukan pribadi yang kekurangan pendidikan. Sejak usia tujuh tahun, Toha disekolahkan Kakek dan Neneknya ke Sekolah Rakyat, kendati tak bisa sampai selesai. Jepang masuk ke Bandung dan menyerahlah Belanda.
Di masa militerisme Jepang, Toha baru mulai dikenalkan untuk &quot;angkat senjata&amp;rdquo; dengan masuk ke Barisan Pemuda &amp;lsquo;Seinendan&amp;rsquo; bentukan Jepang. Dari sini juga Toha punya kemampuan berbahasa Jepang.
Kekuasaan Jepang tak berlangsung lama. Perang Pasifik berakhir dan Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada bulan Agustus hari ke-17 tahun 1945. Toha merasa tergerak untuk bergabung ke organisasi perjuangan, Barisan Rakjat Indonesia pimpinan Ben Alamsyah.
Nama Toha yang juga mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Pratama itu, diabadikan warga Bandung sebagai nama Jalan Moh. Toha.
</description><content:encoded>
PERISTIWA Bandung Lautan Api pada 24 Maret 69 tahun yang lalu menjadi momen pengorbanan total warga Bandung. Pengorbanan dari para kombatan TRI (Tentara Republik Indonesia &amp;ndash; sekarang TNI), tapi juga rakyat dan pemuda seperti Mohammad Toha.
Toha bersama Muhammad Ramdhan, merupakan dua pelaku peledakan gudang amunisi markas sekutu di Dayeuhkolot. Saking fenomenalnya aksi Toha dan Ramdhan, insiden itu pernah difilmkan dengan tajuk, &amp;ldquo;Toha, Pahlawan Bandung Selatan&amp;rdquo; pada 1961 garapan Usmar Ismail.
Saat meninggal dalam ledakan di gudang amunisi sekutu itu, Toha yang tergabung di Barisan Rakjat Indonesia, baru menginjak usia yang sangat muda &amp;ndash; 19 tahun.
Ia lahir di Desa Suniaraja, Kota Bandung pada 1927. Ayah dan Ibunya berasal dari Kedunghalang, Bogor Utara. Tapi Toha sudah ditinggal sang Ayah dan harus hidup sebagai anak yatim dengan Ibunya, Nariah pada 1929. Tapi hal itu tak berlangsung lama setelah paman Toha, menikahi ibunya.
Toha sedianya bukan pribadi yang kekurangan pendidikan. Sejak usia tujuh tahun, Toha disekolahkan Kakek dan Neneknya ke Sekolah Rakyat, kendati tak bisa sampai selesai. Jepang masuk ke Bandung dan menyerahlah Belanda.
Di masa militerisme Jepang, Toha baru mulai dikenalkan untuk &quot;angkat senjata&amp;rdquo; dengan masuk ke Barisan Pemuda &amp;lsquo;Seinendan&amp;rsquo; bentukan Jepang. Dari sini juga Toha punya kemampuan berbahasa Jepang.
Kekuasaan Jepang tak berlangsung lama. Perang Pasifik berakhir dan Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada bulan Agustus hari ke-17 tahun 1945. Toha merasa tergerak untuk bergabung ke organisasi perjuangan, Barisan Rakjat Indonesia pimpinan Ben Alamsyah.
Nama Toha yang juga mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Pratama itu, diabadikan warga Bandung sebagai nama Jalan Moh. Toha.
</content:encoded></item></channel></rss>
