<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lulung: Saya Kagak Pernah Bilang Ahok Gila</title><description>Lulung mengaku tidak pernah pernah bilang Ahok gila hanya menyarankan agar memeriksakan kejiwaanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila"/><item><title>Lulung: Saya Kagak Pernah Bilang Ahok Gila</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2015 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila-Y1OdH20hBX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Haji Lulung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/27/338/1125042/lulung-saya-kagak-pernah-bilang-ahok-gila-Y1OdH20hBX.jpg</image><title>Haji Lulung (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) menyatakan tidak pernah berkata Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) gila. Namun, Haji Lulung mengakui pernah meminta Ahok memeriksakan kejiwaannya.
&quot;Gua kagak pernah bilang Ahok gila. Sama sekali enggak pernah. Saya cuma bilang agar dia (Ahok) supaya diperiksa kejiwaannnya, iya,&quot; kata Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/3/2015).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan akan mendatangkan psikiater untuk dihadirkan dalam rapat hak angket. Hal itu dilakukan untuk menanggapi pernyataan Ahok yang meminta agar DPRD turut mengundang ahli kejiwaan.
&quot;Ya sudah, kalau memang dia maunya kita mengundang psikiater, ntar kita undang deh,&quot; ucap Lulung sambil bercanda.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/24/19015/118667_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekadar diketahui, pada Selasa 24 Maret 2015, Ahok menyarankan panitia hak angket untuk menghadirkan psikolog jika ingin mempersoalkan etikanya sebagai seorang gubernur.
&quot;Mungkin harusnya mereka memanggil psikolog. Haji Lulung pernah bilang Ahok gila kan? Panggil juga psikiater, biar gua diperiksa,&quot; kata Ahok, kala itu.


</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) menyatakan tidak pernah berkata Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) gila. Namun, Haji Lulung mengakui pernah meminta Ahok memeriksakan kejiwaannya.
&quot;Gua kagak pernah bilang Ahok gila. Sama sekali enggak pernah. Saya cuma bilang agar dia (Ahok) supaya diperiksa kejiwaannnya, iya,&quot; kata Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/3/2015).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan akan mendatangkan psikiater untuk dihadirkan dalam rapat hak angket. Hal itu dilakukan untuk menanggapi pernyataan Ahok yang meminta agar DPRD turut mengundang ahli kejiwaan.
&quot;Ya sudah, kalau memang dia maunya kita mengundang psikiater, ntar kita undang deh,&quot; ucap Lulung sambil bercanda.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/24/19015/118667_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekadar diketahui, pada Selasa 24 Maret 2015, Ahok menyarankan panitia hak angket untuk menghadirkan psikolog jika ingin mempersoalkan etikanya sebagai seorang gubernur.
&quot;Mungkin harusnya mereka memanggil psikolog. Haji Lulung pernah bilang Ahok gila kan? Panggil juga psikiater, biar gua diperiksa,&quot; kata Ahok, kala itu.


</content:encoded></item></channel></rss>
